UNIBA Madura Diterpa Isu: Skandal, Narkoba, dan Polemik Beasiswa KIP

- Editorial Team

Senin, 13 Januari 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, @by_News9.id

Foto: Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Jawa Timur, tengah menjadi sorotan publik akibat rentetan isu kontroversial yang mencoreng citranya.

Kampus yang baru berusia enam tahun ini menghadapi berbagai masalah, mulai dari dugaan skandal pelecehan seksual, narkoba, hingga polemik pemotongan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahun 2023.

Isu-isu tersebut telah memengaruhi kepercayaan publik terhadap kampus yang berlokasi di Jl. Raya Lenteng, No. 10, Batuan, Sumenep.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah penerima beasiswa KIP di UNIBA Madura mengalami penurunan drastis pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Sinergisitas Babinsa Kutorenon dalam Pendampingan Posyandu, Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Pada tahun 2023, sebanyak 399 mahasiswa menerima KIP. Namun, jumlah tersebut anjlok menjadi 181 mahasiswa pada tahun 2024.

Fakta itu dibenarkan oleh Rektor UNIBA Madura, Rahmad Hidayat, yang menjelaskan bahwa penerima KIP tahun 2024 hanya berasal dari skema 1.

“Penerima KIP tahun 2024 berjumlah 181 mahasiswa, semuanya dari skema 1. Itu saya sendiri yang melobi ke Dikti,” ujarnya saat ditemui di ruang tamu kampus, Jumat (10/1/2025).

Rahmad Hidayat menegaskan bahwa proses pengajuan KIP dilakukan secara langsung oleh dirinya tanpa melibatkan pihak lain, termasuk Wakil Rektor.

Baca Juga:  Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026

Namun, penurunan jumlah penerima beasiswa tersebut menuai kritik dari mahasiswa.

Seorang mahasiswa yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya terhadap transparansi kampus dalam pengajuan dan pengelolaan beasiswa.

“Kami merasa kampus seharusnya lebih proaktif memperjuangkan hak mahasiswa yang membutuhkan. Mengapa hanya skema 1 yang diajukan? Apakah ini sudah maksimal?” ungkap mahasiswa tersebut, Sabtu (11/1/2025).

Mahasiswa itu juga mempertanyakan mengapa pengelolaan beasiswa belum menyentuh seluruh mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga:  Hangatnya Kebersamaan Keluarga Bani Damiri di Villa Gita, Puncak Kota Batu

Kritik tersebut menunjukkan adanya harapan agar pihak kampus dapat lebih transparan dan adil dalam pengelolaan program beasiswa di masa mendatang.

Dengan rentetan isu yang dihadapi, UNIBA Madura kini berada di bawah tekanan untuk memulihkan citra dan kepercayaan publik.

Langkah nyata dan keterbukaan menjadi kunci untuk menjawab berbagai tudingan yang merundung institusi tersebut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Kapolri, 8 Perwira dari BNN Masuk Jabatan Strategis Polri
Reshuffle Besar Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Kapolri hingga Menko Berganti
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Tekankan Persatuan dan Peran Generasi Muda
Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris
DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Mutasi Kapolri, 8 Perwira dari BNN Masuk Jabatan Strategis Polri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Reshuffle Besar Prabowo: 18 Pejabat Bergeser, Kapolri hingga Menko Berganti

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Tekankan Persatuan dan Peran Generasi Muda

Minggu, 27 September 2026 - 09:48 WIB

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB