Kasus DBD di Sumenep Melonjak, Warga Diminta Waspada

- Redaktur

Kamis, 6 Februari 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Jln. Dr. Cipto no. 41, Kec. Kota Sumenep, @by_News9.id

Foto: RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Jln. Dr. Cipto no. 41, Kec. Kota Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami peningkatan signifikan selama Januari 2025.

Berdasarkan data dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, tercatat sebanyak 100 pasien dirawat akibat DBD, terdiri dari 74 anak-anak dan 26 orang dewasa.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati, melalui Kasi Informasi RSUD, Erfin Sukayati, M.Kes, menyatakan bahwa peningkatan kasus ini perlu mendapat perhatian serius dari masyarakat.

“Musim hujan menjadi faktor utama melonjaknya kasus DBD. Genangan air yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan penyebab utama DBD,” ujarnya, Rabu (5/2/2025).

Sebagai langkah pencegahan, RSUD dr. H. Moh. Anwar mengimbau masyarakat untuk menerapkan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup wadah air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Baca Juga:  Disperindag Lumajang Gelar Pendampingan Tata Kelola Kelembagaan Koperasi Merah Putih

Kemudian, mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air, plus tindakan tambahan, seperti menggunakan kelambu saat tidur, menanam tanaman pengusir nyamuk, memakai lotion anti-nyamuk, dan melakukan fogging di daerah rawan.

Menurut Erfin Sukayati, fasilitas kesehatan siap menangani pasien DBD, tetapi pencegahan tetap menjadi langkah utama dalam menekan angka kasus.

“DBD bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Jika mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, sakit kepala, dan muncul bintik merah pada kulit, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.

Sementara itu, Erfin menghimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Diharapkan, dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3M Plus, penyebaran DBD di Sumenep dapat ditekan,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru