OKP Kembali Masuk Kampus, Ruang Pembinaan Mahasiswa Kian Terbuka Luas

- Editorial Team

Kamis, 10 April 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Ilustrasi) Warna Organisasi Ekstra Kampus. @by_News9.id

Foto: (Ilustrasi) Warna Organisasi Ekstra Kampus. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Pemerintah resmi memberikan kembali ruang bagi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), yang juga dikenal sebagai Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (ORMEK), untuk beraktivitas di lingkungan perguruan tinggi.

Kebijakan ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan.

Kebijakan baru ini dinilai sebagai langkah positif yang memberi ruang pembinaan yang lebih luas bagi mahasiswa di luar aktivitas akademik formal.

Meski sebelumnya keberadaan OKP di kampus sempat dibatasi melalui Keputusan Dirjen Dikti No. 26/DIKTI/KEP/2002 karena kekhawatiran akan politisasi organisasi mahasiswa, kini pendekatannya beralih pada pembinaan ideologis dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga:  Aklamasi 264 Klub, Reformasi Akar Rumput Menang Telak: Syamsul Mu’arif Resmi Pimpin PBVSI Sumenep

Wafie Anas, mantan aktivis mahasiswa asal Kabupaten Sampang, mengungkapkan bahwa pembatasan di masa lalu muncul karena sejumlah alumni OKP dikenal aktif dalam dunia politik.

Namun, ia menilai, pembinaan yang tepat justru dapat mendorong mahasiswa berperan positif dalam pembangunan bangsa.

“Dulu dikhawatirkan OKP menjadi alat politik praktis, tapi kini kita melihatnya sebagai potensi pembinaan kepemimpinan,” ujar Wafie, Rabu (9/4/25).

Samsul Muarif, Koordinator Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Sampang, menyambut baik kebijakan tersebut.

Ia menilai, keterlibatan OKP dalam dunia kampus memberi peluang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan kepemimpinan.

“Mahasiswa perlu ruang seluas-luasnya untuk berkembang, dan OKP menjadi salah satu wadah yang penting, tentunya dengan mengikuti aturan yang berlaku,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Tamsul, Ketua Ikatan Alumni PMII Sampang, yang menyebut kehadiran OKP mampu mendorong mahasiswa untuk kembali berperan aktif dalam kehidupan sosial.

“Ini langkah penting untuk menghidupkan kembali semangat sosial dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat,” jelasnya.

Heriyanto, Ketua DPC Persatuan Alumni GMNI Sampang, menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi ekstra kampus mampu memperluas cakrawala berpikir dan meningkatkan kepekaan sosial.

“Mahasiswa adalah ujung tombak perubahan. Organisasi seperti OKP bisa menjadi kawah candradimuka dalam membentuk calon pemimpin masa depan,” katanya.

Menurutnya, keseimbangan antara kegiatan internal kampus dan aktivitas eksternal seperti di OKP, sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga matang dalam kepemimpinan dan karakter.

Baca Juga:  Sentuhan Ramadan Pemkab Sumenep: Anak Yatim dan Duafa Terima Santunan

Dengan berlakunya Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2018, ruang dialog, diskusi, dan pengembangan diri mahasiswa kembali diperluas.

Kebijakan itu menjadi angin segar dalam upaya penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan.

Baca Juga:  Hari Pertama Sekolah, Disdik Sumenep Tekankan Disiplin dan Spiritualitas

Dengan pengawasan dan pembinaan yang tepat, kehadiran OKP di kampus bukan hanya memperkaya dinamika kemahasiswaan, tetapi juga menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda yang tangguh, kritis, dan berintegritas. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris
DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:48 WIB

Mengenal Sosok Pencetus Ide “Hari Sales Sedunia” Asal Kota Keris

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB