Kalianget Timur Dikepung Sampah, Dana Desa Miliaran Dipertanyakan

- Redaktur

Minggu, 25 Mei 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tumpukan sampah di area pelabuhan rakyat (pelra). @by_News9.id

Foto: Tumpukan sampah di area pelabuhan rakyat (pelra). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kondisi kebersihan di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, semakin memprihatinkan.

Sampah yang menumpuk di area pelabuhan rakyat (pelra) bahkan mulai mencemari laut dan merusak ekosistem mangrove di sekitarnya.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kelautan dan Perikanan Kecamatan Kalianget, Sarkawi, menyatakan bahwa pemerintah desa dan camat Kalianget terkesan tidak proaktif dalam menangani persoalan sampah tersebut.

“Kurangnya sosialisasi dari pihak desa dan camat kepada masyarakat membuat penanganan sampah di Kalianget Timur terabaikan. Padahal, desa ini adalah kawasan transit antarpulau, sehingga mobilitas tinggi warga membawa potensi besar timbulnya sampah,” ujar Sarkawi, kepada News9.id, Minggu (25/5/2025).

Menurutnya, pemerintah desa dan kecamatan seharusnya aktif melakukan sosialisasi dan menggandeng instansi setempat untuk terjun langsung ke lokasi-lokasi rawan pembuangan sampah.

Baca Juga:  Aktivis Sampang Soroti Mutu Proyek Irigasi P3-TGAI di Desa Penyepen

Sarkawi juga mendorong pelaksanaan gotong royong rutin setiap Jumat bersih, sesuai dengan slogan Bupati Sumenep.

“Urusan pengangkutan memang tanggung jawab DLH, tapi penanganan awal di lokasi adalah tanggung jawab bersama. Sayangnya, pemerintah desa dan BPD seolah hanya duduk manis mengelola dana desa,” tegasnya.

Selain itu, dia menyoroti penggunaan Dana Desa (DD) yang mencapai Rp1,5 miliar per tahun.

Baca Juga:  Raker PWI Sumenep, Media dan Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan dan Kemajuan Daerah

Bahkan dalam dua tahun terakhir terdapat alokasi anggaran keadaan mendesak senilai Rp340 juta yang belum jelas pemanfaatannya.

“Untuk apa anggaran sebesar itu kalau lingkungan tetap kumuh dan laut tercemar?” tanya Sarkawi.

Untuk itu, ia mendesak Bupati Sumenep memberikan teguran keras (warning) kepada Camat Kalianget dan Kepala Desa Kalianget Timur agar lebih peduli terhadap isu kebersihan dan lingkungan.

“Laut kita rusak, mangrove tercemar, masyarakat pun dirugikan. Jangan hanya sibuk bagi-bagi anggaran, tapi abaikan kebersihan yang jadi wajah desa,” pungkas Sarkawi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB