Tekan Lonjakan Kasus Diabetes, Dinkes Sumenep Bekali Dokter dan Perawat dengan Penanganan DM

- Editorial Team

Selasa, 8 Juli 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: 70 tenaga kesehatan terdiri dari 30 dokter dan 30 perawat dari Puskesmas, serta 10 perawat dari berbagai klinik di Sumenep. @by_News9.id

FOTO: 70 tenaga kesehatan terdiri dari 30 dokter dan 30 perawat dari Puskesmas, serta 10 perawat dari berbagai klinik di Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat lini pelayanan kesehatan dasar dengan menggelar pelatihan tata laksana dan rehabilitasi bagi penderita Diabetes Mellitus (DM).

Pelatihan tersebut digelar di Hotel De Baghrad, Sumenep, Selasa (8/7/2025), diikuti oleh 70 tenaga kesehatan. Mereka terdiri dari 30 dokter dan 30 perawat dari Puskesmas, serta 10 perawat dari berbagai klinik di Sumenep.

Dinkes P2KB menghadirkan pemateri berkompeten, seperti dr. Mohammad Kristian, Sp.PD dari RSI Garam Kalianget dan dr. Didik Permadi, M.Klin., Sp.KFR dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Baca Juga:  Pengamanan Pilkada 2024, Polres Sumenep Gelar Apel Pergeseran Pasukan ke Wilayah Kepulauan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menegaskan bahwa pelatihan itu penting untuk meningkatkan kemampuan tenaga medis di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

“Angka penderita diabetes terus meningkat setiap tahun. Karena itu, dokter dan perawat di Puskesmas maupun klinik harus semakin terlatih untuk mendeteksi, menangani, dan mencegah komplikasi secara tepat,” kata Syamsuri.

Ia menambahkan, manajemen DM yang baik sejak dini dapat mencegah komplikasi serius, mulai dari kerusakan ginjal, gangguan jantung, hingga amputasi.

“Pendekatan promotif dan preventif harus jadi prioritas utama,” tegasnya.

Dalam sesi materi, dr. Mohammad Kristian memaparkan standar penanganan DM di FKTP.

Baca Juga:  Fakultas Hukum Unisla Gelar Ujian Berbasis Komputer Bagi Calon Perangkat Desa Sendangharjo

Ia menekankan pentingnya edukasi pasien, pola makan sehat, dan pemantauan rutin kadar gula darah.

“Dokter dan perawat di layanan primer adalah garda terdepan manajemen DM. Keberhasilan pengendalian penyakit ini sangat bergantung pada pengetahuan mereka,” jelas dr. Kristian.

Sementara dr. Didik Permadi membawakan materi tentang rehabilitasi dan penanganan komplikasi fisik akibat DM.

Dia menjelaskan pentingnya terapi fisik dan latihan terprogram untuk menjaga mobilitas dan kualitas hidup pasien.

Selain materi, peserta juga berkesempatan praktik langsung, mulai dari simulasi penggunaan alat pemantau gula darah hingga penyusunan rencana pengelolaan individu (RPI) bagi pasien DM.

Baca Juga:  Madura United Pulang Tanpa Poin Usai Dibekuk Svay Rieng 3-0

Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen Dinkes P2KB Sumenep untuk memperkuat sistem layanan kesehatan dasar dalam menghadapi ancaman penyakit tidak menular (PTM), khususnya diabetes yang kini menjadi salah satu penyakit dengan tren kasus tertinggi.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan setiap Puskesmas dan klinik di Sumenep mampu memberikan layanan deteksi, penanganan, hingga rehabilitasi pasien DM yang lebih terarah dan sesuai standar Kementerian Kesehatan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Berita Terbaru

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB

FOTO: Penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di area tanah tegal. @by_News9.id

PERISTIWA

Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:45 WIB