GMPM Ledek Bea Cukai Madura: Rokok Ilegal Dibiarkan, Mesin Produksi Tak Diamankan

- Editorial Team

Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) saat melakukan aksi ke Kantor Bea Cukai Pamekasan. @by_News9.id

FOTO: Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) saat melakukan aksi ke Kantor Bea Cukai Pamekasan. @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Peduli Madura (GMPM) mengepung Kantor Bea Cukai Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (13/8/2025).

Mereka melontarkan tudingan keras bahwa Bea Cukai Madura lemah dan tebang pilih dalam menegakkan hukum terhadap perusahaan rokok yang diduga melakukan pelanggaran berat.

Koordinator Lapangan, Siswadi, menyuarakan kekecewaan mendalam.

Menurutnya, Bea Cukai gagal menjalankan mandatnya sebagai penegak aturan, terutama dalam menindak pabrik rokok (PR) yang terlibat pelanggaran di wilayah Madura.

“Selama ini Bea Cukai Pamekasan hanya sebatas seremoni. Penindakan rokok ilegal gagal total. Yang kuat dibiarkan, yang lemah ditindas,” teriak Adi, salah satu orator, di tengah massa.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah saat penggerebekan PR Daun Mulya milik Hartono di Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Dugaan Bancakan BSPS di Sumenep, Ainur Desak Komisi 3 DPRD Bergerak Cepat

Meski operasi sudah dilakukan, GMPM menilai tak ada kelanjutan serius.

Bahkan, mesin produksi rokok ilegal disebut masih dibiarkan di lokasi pabrik dan belum diamankan ke Kantor Bea Cukai.

“Ini ada apa? Kenapa mesinnya masih di sana? Siapa yang dilindungi?” tanya Adi lantang.

Ia memperingatkan, jika Bea Cukai Madura tidak segera melakukan reformasi internal, situasi tersebut akan menjadi preseden buruk bagi keadilan di Pulau Madura.

“Pemasukan terbesar negara berasal dari cukai rokok. Tapi hasilnya hanya dinikmati segelintir orang. Rakyat Madura malah jadi korban sistem bobrok ini,” tegasnya.

Untuk diketahui, aksi tersebut mencerminkan tingkat ketidakpercayaan publik yang kian membengkak terhadap institusi Bea Cukai di Madura.

Baca Juga:  Sosialisasi Simbolik Tanpa Nyali, Bandar Narkoba Masalembu Sarat Dilindungi Aparat

Dengan begitu, GMPM menuntut audit menyeluruh, evaluasi total, dan campur tangan langsung Dirjen Bea Cukai RI untuk mengusut tuntas dugaan kongkalikong dalam penindakan rokok ilegal. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru