Kadis Bungkam, Dugaan Pungli Berkedok Iuran Kebersihan di Food Colony Pamekasan

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kondisi kebersihan di dalam area Food Colony. @by_News9.id

FOTO: Kondisi kebersihan di dalam area Food Colony. @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Polemik dugaan pungutan liar (pungli) berkedok iuran kebersihan di kawasan Food Colony, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kian menuai sorotan.

Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, UMKM, dan Naker yang mestinya memberikan klarifikasi justru memilih bungkam saat ditanyakan siapa sebenarnya penanggung jawab kebersihan di area tersebut.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pengelolaan kebersihan Food Colony diduga dipihak-ketigakan kepada TPS3R Kolpajung atas inisiatif Kepala Dinas Koperasi selama setahun terakhir.

Namun, iuran sampah yang dipungut dari para pedagang tidak tercatat masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga:  MADAS Khawatirkan Kesiapan RS Jelang Penerapan KRIS JKN

Konfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) semakin mempertegas keganjilan tersebut.

Kepala DLH menegaskan bahwa pihaknya hanya bertanggung jawab pada pengangkutan sampah dari troli atau tempat penampungan, bukan pada pengelolaan kebersihan di dalam area Food Colony.

“Pengelolaan kebersihan menjadi tanggung jawab penghuni atau pengelola di sana. DLH hanya sebatas pengangkutan sampah,” ujar Kepala DLH.

Pernyataan itu kontradiktif dengan keterangan Kepala Dinas Koperasi, Muttaqin, yang sebelumnya mengklaim bahwa urusan kebersihan sudah dilimpahkan ke TPS3R Kolpajung.

Baca Juga:  Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Miliaran Kantor PA Kangean Disorot

Faktanya, TPS3R tidak pernah melakukan pengangkutan sampah di Food Colony. Bahkan, kondisi di lapangan juga jauh dari kata bersih.

Sampah menumpuk di taman dan gazebo, kantor koperasi tak terurus, rumput liar menjulang, hingga fasilitas umum terlihat kumuh.

Padahal, para pedagang masih diwajibkan membayar iuran kebersihan dan keamanan yang dinilai tidak jelas penggunaannya.

“Uang iuran itu larinya ke mana? Food Colony tetap kotor, sementara pedagang yang pengunjungnya sepi harus tetap menanggung beban iuran,” keluh salah satu pedagang.

Lebih parah lagi, Kepala Dinas Koperasi disebut tak pernah turun langsung memantau kondisi Food Colony.

Baca Juga:  Pelayanan BRI Unit Ganding Dikeluhkan Nasabah

Alih-alih melakukan sidak, ia justru dinilai hanya duduk manis di balik meja kantor tanpa peduli kondisi riil di lapangan.

Polemik itu pun semakin memunculkan dugaan kuat adanya praktik pungli yang dilakukan secara terstruktur dengan dalih kebersihan.

Hingga kini, para pedagang menuntut transparansi, termasuk adanya Memorandum of Understanding (MoU) resmi antara Dinas Koperasi dan TPS3R Kolpajung jika memang benar ada pihak ketiga yang dilibatkan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB