Misteri di Balik Foto DPO Maya Puspitasari Kasus Bank Jatim

- Editorial Team

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Perbedaan mencolok wajah Maya Puspitasari dalam surat Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan wajah aslinya saat masih berstatus tersangka. @by_News9.id

FOTO: Perbedaan mencolok wajah Maya Puspitasari dalam surat Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan wajah aslinya saat masih berstatus tersangka. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Aroma kejanggalan kembali menyeruak dalam penanganan kasus dugaan korupsi kerja sama mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Jatim Cabang Sumenep, Madura.

Kuasa hukum pemilik Bang Alief, Mohammad Fajar Satria, menyoroti perbedaan mencolok antara wajah Maya Puspitasari dalam surat Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan foto aslinya saat masih berstatus tersangka aktif di Bank Jatim.

“Kalau kita lihat, wajah pada pamflet DPO dan foto saat ditetapkan tersangka itu jelas berbeda. Lalu siapa sebenarnya orang yang sedang dicari? Ini persoalan serius karena menyangkut validitas data kepolisian,” tegas Kamarullah, kuasa hukum Bang Alief dari LBH Achmad Madani Putra dan Rekan, Rabu (29/10).

Dia menilai perbedaan visual tersebut mengindikasikan adanya ketidakcermatan penyidik Polres Sumenep dalam menangani perkara yang melibatkan institusi perbankan besar daerah.

“Kalau sampai foto orang yang ditetapkan sebagai DPO berbeda, berarti ada persoalan serius dalam administrasi penyidikan. Ini bukan sekadar salah unggah, tapi bisa berdampak hukum,” tandasnya.

Lebih jauh, Kamarullah mengungkap bahwa hingga kini belum terlihat langkah nyata penyidik dalam menindaklanjuti status DPO Maya.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Puluhan Gram Sabu di Masalembu

Tidak ada kabar soal pelacakan aset, penggeledahan, maupun penyitaan harta kekayaan yang diduga bersumber dari hasil tindak pidana korupsi.

“Sejauh mana penyidik bekerja? Apakah sudah ada penggeledahan atau penyitaan aset Maya? Kami tidak pernah mendengar adanya tindakan konkret,” ujarnya heran.

Pihaknya juga menyoroti arah penyidikan yang dinilai berat sebelah.

Baca Juga:  Babinsa Bedayu Talang Bersama Warga Gotong Royong Lebarkan Jalan Setapak

Menurut Kamarullah, Polres Sumenep justru tampak fokus mengejar pihak swasta, sementara struktur internal Bank Jatim yang memiliki kendali penuh terhadap sistem EDC masih “aman” dari sentuhan hukum.

“Kenapa Bang Alief yang terus dikejar? Padahal dia hanya mitra dan nasabah. Sementara oknum di Bank Jatim yang punya akses penuh terhadap sistem transaksi malah seolah tak tersentuh,” ujarnya tajam.

Kamarullah menegaskan, penyidikan yang objektif seharusnya dimulai dari internal Bank Jatim sendiri, terutama bagian IT dan jajaran pimpinan yang bertanggung jawab atas keamanan sistem transaksi.

“Jangan jadikan Maya sebagai tumbal, apalagi Bang Alief yang hanya nasabah. Penegakan hukum harus transparan dan profesional,” kata Kamarullah.

Kuasa hukum Bang Alief itu juga mendesak agar Polres Sumenep membuka seluruh tahapan penyidikan ke publik, termasuk dasar penetapan DPO dan hasil pelacakan terhadap tersangka.

“Kami ingin kasus ini dibuka seterang-terangnya. Publik berhak tahu sejauh mana Polres bekerja dan jangan ada permainan di balik meja,” tegasnya.

Hingga berita ini dinaikkan lagi, upaya konfirmasi wartawan kepada Satreskrim Polres Sumenep terkait kejanggalan foto dan perkembangan penyidikan belum mendapat tanggapan.

Baca Juga:  Tuntut Keadilan, Surat Terbuka Korban Pelecehan Seksual untuk Komnas HAM dan DPR RI

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, hanya menyampaikan singkat bahwa penjelasan resmi akan disampaikan melalui konferensi pers.

“Untuk lengkapnya, tunggu konferensi pers,” ujarnya singkat lewat pesan WhatsApp. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Korban saat di evakuasi dari TKP. @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:27 WIB

FOTO: Skuad Garuda saat melawan Singapura pada laga Grup A. @by_News9.id

OLAHRAGA

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:03 WIB

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB