Menuju Kabupaten Tanpa TPA, Sumenep Kirim 24 Ton Sampah Jadi Energi

- Editorial Team

Jumat, 7 November 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pengiriman 24,1 ton Refuse Derived Fuel (RDF) hasil olahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Batuan dikirim perdana ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI). @by_News9.id

FOTO: Pengiriman 24,1 ton Refuse Derived Fuel (RDF) hasil olahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Batuan dikirim perdana ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menorehkan babak baru dalam pengelolaan sampah.

Sebanyak 24,1 ton Refuse Derived Fuel (RDF) hasil olahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Batuan dikirim perdana ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) pada Kamis (6/11/2025).

Langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya Pemkab Sumenep mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.

Pelaksana Harian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menjelaskan bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya dengan membuang ke TPA, melainkan perlu pendekatan terpadu dan berkelanjutan.

“Salah satu inovasi yang kami jalankan adalah pengolahan sampah menjadi RDF, yaitu bahan bakar alternatif dari sampah nonorganik yang telah diproses,” ujarnya.

Anwar memaparkan, pengembangan RDF memiliki empat tujuan utama yaitu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, mengurangi volume sampah di TPA, memanfaatkan sampah sebagai energi alternatif bernilai ekonomi, dan memperkuat kerja sama antara pemerintah dan industri.

Baca Juga:  Sumenep Siap Kirim 30 Kader KOKAM Terbaik ke Apel Akbar Nasional di Yogyakarta

Menurutnya, kerja sama antara Pemkab Sumenep dan PT SBI meliputi pengangkutan, pemanfaatan, dan jaminan keberlanjutan RDF sebagai substitusi bahan bakar industri semen.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat komitmen Pemkab Sumenep dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, berdaya guna, dan berkelanjutan,” tegas Anwar.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, yang hadir mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, menilai kerja sama tersebut sebagai bukti konkret sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan lingkungan.

“Persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan sendirian. Harus ada sinergi antara pemerintah, wirausaha, dan masyarakat,” katanya.

Menurut Wabup, pengiriman perdana RDF menjadi momentum penting bagi Sumenep dalam mewujudkan kabupaten hijau dan berdaya ekonomi melalui pengelolaan sampah modern.

Baca Juga:  IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal

Direktur Operasi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Edi Sarwono, memuji langkah Sumenep sebagai terobosan nyata di tengah banyak daerah yang masih sebatas rencana.

“Dari lebih 20 kabupaten yang sudah MoU dengan kami, hanya sedikit yang sampai pada tahap pengiriman RDF. Sumenep termasuk yang terdepan,” ujarnya.

Edi menjelaskan, SBI beroperasi dengan prinsip tiga pilar keberlanjutan yakni bisnis, manusia, dan lingkungan.

Baca Juga:  Pabrik di Desa Gadding Diduga Produksi Rokok Ilegal

Melalui RDF, perusahaan berupaya mengurangi ketergantungan pada batu bara sekaligus memberi nilai tambah pada sampah.

“Kalau dulu sampah dianggap menjijikkan, sekarang mari kita ubah pandangan itu. Sampah bisa menjadi sesuatu yang bermartabat,” tuturnya.

Edi pun menegaskan komitmen SBI untuk mengembangkan RDF secara berkelanjutan dan menjadikan langkah Sumenep sebagai inspirasi bagi daerah lain.

“Sampah tidak lagi menjadi momok, tapi sahabat yang membawa manfaat,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Sinergi Polsek, Koramil dan Linmas Kawal Pawai Budaya HUT ke-81 Desa Taman Sari
Khirata Foundation Gelar Kenduri Manis, Bentengi Anak dari Narkoba
Ponsel Anggota Polresta Sumenep Mendadak Disisir Propam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Rabu, 16 September 2026 - 15:55 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 15:46 WIB

IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WIB

Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah

Berita Terbaru

FOTO: Korban saat di evakuasi dari TKP. @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:27 WIB

FOTO: Skuad Garuda saat melawan Singapura pada laga Grup A. @by_News9.id

OLAHRAGA

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:03 WIB

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB