Pabrik di Desa Gadding Diduga Produksi Rokok Ilegal

- Editorial Team

Senin, 11 Mei 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pabrik rokok yang bersembunyi di Desa Gadding, Kecamatan Manding, @by_News9.id

FOTO: Pabrik rokok yang bersembunyi di Desa Gadding, Kecamatan Manding, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pabrik rokok besar yang bersembunyi di Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabuaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, lepas dari pantauan KPK dan APH.

Seperti diketahui pabrik tersebut lengkap dengan mesin linting dan diduga memproduksi rokok ilegal berbagai macam merk.

Baru-baru ini KPK memanggil beberapa pengusaha rokok di Madura untuk diklarifikasi namun Hayat pemilik pabrik yang terletak di perbatasan Kecamatan Batuputih dan Manding itu luput dari pemanggilan KPK.

Menurut keterangan sumber terpercaya, menyampaikan bahwa pabrik tersebut sudah berjalan lama secara terang-terangan tanpa hambatan.

Pabrik tersebut dilengkapi mesin produksi aktif dan diduga memproduksi berbagai merk rokok tanpa pita cukai resmi, di antaranya HM, Alexa Bold, dan Kemal Light Stick.

“Gudang rokoknya besar. Sampai sekarang masih bebas beroperasi, bahkan produknya bebas dipasarkan hingga luar kota,” ungkap sumber kepada media ini, Senin (11/5/2026).

Sumber tersebut menilai aktivitas pabrik berjalan mulus akibat lemahnya pengawasan aparat terkait, khususnya pihak Bea Cukai.

Baca Juga:  Pembuatan Akta Kelahiran Gratis Warnai Hari Juang TNI AD ke-79 dan HUT ke-76 Kodam V Brawijaya di Lumajang

Bahkan, ia menyebut keberadaan pabrik tersebut bukan lagi rahasia umum di lingkungan sekitar.

“Sampai hari ini pabrik itu tetap jalan dan seolah lepas dari pantauan maupun pengawasan Bea Cukai,” katanya.

Ironisnya, di tengah maraknya dugaan produksi rokok ilegal tersebut, perhatian aparat penegak hukum justru dinilai hanya menyasar pihak-pihak tertentu.

Baca Juga:  HUT Reserse, Polres Lumajang Berbagi Kebahagiaan, Santuni 50 Anak Yatim

Kondisi itu memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait keseriusan aparat dalam membongkar jaringan rokok ilegal yang diduga beroperasi secara sistematis.

Sumber juga menyinggung pemeriksaan terhadap pengusaha tembakau asal Madura, Khairul Umam atau Haji Her, oleh KPK terkait Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada 9 April 2026 lalu.

“Saya sangat menyayangkan kalau hanya Haji Her yang diperiksa KPK, sementara sarang rokok ilegal yang tersembunyi justru terkesan dibiarkan,” tegasnya.

Karena itu, ia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan khususnya Bea Cukai Madura segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak terhadap pemilik pabrik tersebut.

“Kami berharap Bea Cukai maupun KPK segera memanggil dan memeriksa pemiliknya. Jika dibutuhkan, saya siap mendampingi dan menunjukkan lokasi gudang produksi rokok ilegal tersebut,” tandasnya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi media ini terus dilakukan kepada pemilik pabrik maupun Bea Cukai Madura guna keberimbangan pemberitaan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB

FOTO: Penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di area tanah tegal. @by_News9.id

PERISTIWA

Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:45 WIB