Sungai Kamoning Meluap, 3 Desa di Sampang Terendam

- Redaktur

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Luapan Sungai Kali Kamoning yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Sampang, @by_News9.id

FOTO: Luapan Sungai Kali Kamoning yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Sampang, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Luapan Sungai Kali Kamoning kembali merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Minggu pagi (4/1).

Hingga pukul 08.15 WIB, banjir dengan ketinggian rata-rata sekitar 40 sentimeter terpantau terus meningkat dan berdampak pada ratusan kepala keluarga di tiga desa.

Berdasarkan data yang di himpun News9.id, banjir terjadi akibat luapan sungai Kali Kamoning yang debit airnya meningkat menyusul kondisi air di wilayah hulu yang masih berada pada level waspada.

Baca Juga:  Penetapan Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Sebut Ada Satu Nama Calon Tunggal

Peristiwa ini terjadi sejak pagi hari dan saat ini status wilayah Kecamatan Sampang ditetapkan Siaga 2.

Di Desa Pangilen, banjir menggenangi permukiman warga di Dusun Beben sebanyak 10 KK dan Dusun Raduy 20 KK.

Sementara di Desa Banyumas, dampak banjir lebih luas, meliputi Dusun Kajuk 55 KK, Dusun Lenteng 30 KK, Dusun Prajin 34 KK, serta Dusun Trogen 19 KK.

Adapun di Desa Kamoning, genangan air merendam Dusun Perreng 75 KK, Dusun Tiban 80 KK, dan Dusun Nandi 25 KK.

Baca Juga:  Skandal Rokok Ilegal, BC Madura Dituding Jadi Tameng Mafia Sinar Gudang Emas

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Sampang Mohammad Hozin menjelaskan, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan fasilitas umum maupun korban jiwa.

“Kami sudah mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen, monitoring perkembangan banjir, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Destana di wilayah terdampak. Kondisi pengungsi nihil, namun kami tetap siaga karena air masih berpotensi naik,” ujarnya kepada News9.id Minggu pagi.

BPBD juga memastikan, cuaca di wilayah terdampak terpantau cerah berawan, namun tinggi muka air di bagian hulu sungai masih berada pada level waspada dengan ketinggian 5,47 meter, sehingga masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga:  Kades Tegalharjo Dorong Revolusi Sadar Hukum dari Desa, Posbankum Disiapkan Jadi Benteng Keadilan Warga

Hingga berita ini diturunkan, unsur yang terlibat dalam penanganan banjir meliputi BPBD Kabupaten Sampang dan masyarakat setempat.

BPBD menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif dan menyampaikan perkembangan terbaru apabila terjadi perubahan signifikan di lapangan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru