PT Garam Disorot, Warga Tuding Ada Upaya Penggusuran Berkedok Penertiban

- Redaktur

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Warga Pinggir Papas saat berseteru dengan pihak PT Garam Bertindak Otoriter. @by_News9.id

FOTO: Warga Pinggir Papas saat berseteru dengan pihak PT Garam Bertindak Otoriter. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Aroma konflik kembali menguat di wilayah tambak garam, Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Warga menuding PT Garam bersikap arogan dan memaksakan penertiban lahan yang selama bertahun-tahun menjadi sumber penghidupan mereka.

Penolakan keras disampaikan para pekerja tambak ketika pihak perusahaan BUMN tersebut disebut hendak menertibkan lahan yang selama ini dikelola oleh Yayasan Ijtihad dan Yayasan Leluhur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Subandrio, salah satu perwakilan warga, menyebut langkah tersebut sama saja dengan memutus mata pencaharian para buruh tambak secara sepihak.

“Lahan tambak garam ini sudah bertahun-tahun kami kelola sebagai buruh. Tiba-tiba mau ditertibkan. Artinya apa, kami yang sudah lama bekerja akan disingkirkan,” tegasnya, Rabu (25/2).

Warga bahkan menuding adanya praktik adu domba di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Program MBG di Sumenep Resmi Dilaporkan ke Badan Gizi Nasional

Menurut mereka, legalitas penertiban dijadikan dalih untuk mengganti pengelola lama dengan pihak lain yang disebut-sebut lebih dekat dengan perusahaan.

“Apa yang dilakukan ini seperti premanisme berkedok BUMN. Rakyat kecil ditekan, lalu diganti dengan orang-orang perusahaan,” lanjut Subandrio.

Warga juga menduga adanya oknum internal yang bermain dalam pengelolaan tambak bersama pihak tertentu.

Baca Juga:  Tambang Pasir Diduga Ilegal Disebut Sedot Solar Subsudi dan Rusak Infrastruktur Jalan

Mereka menyebut langkah tersebut sebagai siasat jahat yang merugikan buruh lama.

Situasi di lapangan sempat memanas. Warga mengaku pihak perusahaan datang bersama aparat kepolisian dan TNI untuk melakukan eksekusi lahan.

Gesekan pun terjadi antara warga dan rombongan perusahaan.

Yang menjadi sorotan, menurut warga, eksekusi dilakukan tanpa adanya putusan pengadilan yang inkrah.

“Kami tetap melawan. Ini mata pencaharian kami untuk menghidupi keluarga. Kalau memang ada masalah, selesaikan secara musyawarah, bukan dengan tekanan,” ujar salah satu buruh tambak.

Warga mempertanyakan peran perusahaan negara yang seharusnya hadir memberi solusi, bukan justru memperuncing konflik sosial.

“Seharusnya BUMN ada di tengah rakyat, bukan menjadi pihak yang menindas. Apakah ini yang diajarkan,” kata Subandrio dengan nada kecewa.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Garam belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan warga tersebut. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB