Bupati Lumajang Tutup Pangkalan LPG 3 Kilogram di Desa Jarit

- Editorial Team

Minggu, 12 April 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Lumajang pasang segel dan menutup pangkalan LPG 3kg di Candipuro. @by_News9.id

FOTO: Bupati Lumajang pasang segel dan menutup pangkalan LPG 3kg di Candipuro. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Sikap tegas terhadap praktik penyimpangan distribusi energi bersubsidi. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menutup operasional sebuah pangkalan LPG 3 kilogram di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, setelah ditemukan indikasi kuat penimbunan hingga sekitar 1.000 tabung, Sabtu (11/04/2026).

Langkah itu bukan sekadar penindakan administratif, melainkan pesan keras bahwa distribusi LPG bersubsidi harus berpihak pada masyarakat yang berhak.

Kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, agen, dan pangkalan LPG yang digelar sebelumnya, menyusul meningkatnya keluhan warga terkait kelangkaan gas melon di berbagai wilayah.

Bupati menegaskan, kelangkaan LPG 3 kilogram tidak terjadi begitu saja, melainkan kuat dugaan dipicu oleh praktik yang menyimpang dari ketentuan distribusi.

Baca Juga:  Kisah Cinta Baru Nyi Eva, Akhir Penantian Empat Tahun dengan Sang Bintara

Karena itu, pemerintah daerah bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak tanpa pemberitahuan.

“Kelangkaan ini tidak bisa dilepaskan dari dugaan praktik penimbunan. Karena itu kami langsung lakukan pengecekan”, tegas Bupati Indah.

Hasil inspeksi menunjukkan adanya jumlah tabung LPG yang jauh melampaui batas kewenangan pangkalan.

Temuan tersebut menjadi bukti kuat bahwa distribusi tidak berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Tapi setelah ada bukti yang akurat, hari ini kami tindak tegas. Dampak dari penyimpangan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat”, ungkap Bupati Indah.

Selain sulit diperoleh, harga LPG bersubsidi di tingkat pengecer dilaporkan melonjak hingga Rp24 ribu sampai Rp25 ribu per tabung.

Baca Juga:  Bersama Warga, Babinsa Blukon Gotong Royong Kerja Bakti untuk Lingkungan Bersih

Bahkan di wilayah terpencil, harga bisa menembus Rp35 ribu, jauh di atas harga yang seharusnya.

Kondisi itu dinilai tidak hanya merugikan masyarakat kecil, tetapi juga mencederai tujuan utama subsidi energi yang seharusnya melindungi kelompok rentan.

Pemerintah daerah pun menilai praktik seperti itu tidak bisa ditoleransi.

“Saya mengingatkan untuk yang kesekian kalinya, jangan main-main soal pelayanan kepada rakyat. Kami ingatkan, seluruh mata rantai distribusi LPG 3 kilogram, mulai dari SPBE, agen, hingga pangkalan agar menjalankan perannya secara bertanggung jawab. Transparansi dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar distribusi tetap adil dan merata”, tegasnya.

Penindakan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola energi yang lebih akuntabel di daerah.

Baca Juga:  HIV di Sumenep: Bom Waktu Kesehatan yang Dibiarkan Berdetak

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan akan terus memperkuat pengawasan, termasuk membuka ruang partisipasi masyarakat dalam melaporkan indikasi penyimpangan.

“Dengan langkah tegas ini, diharapkan distribusi LPG 3 kilogram dapat kembali normal, harga lebih terkendali, dan masyarakat tidak lagi menjadi korban dari praktik yang merugikan kepentingan bersama,” tandas Bupati. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Sinergi Polsek, Koramil dan Linmas Kawal Pawai Budaya HUT ke-81 Desa Taman Sari
Khirata Foundation Gelar Kenduri Manis, Bentengi Anak dari Narkoba
Ponsel Anggota Polresta Sumenep Mendadak Disisir Propam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Rabu, 16 September 2026 - 15:55 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 15:46 WIB

IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WIB

Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah

Berita Terbaru