Empat Pejabat Sumenep Dilantik, Bupati Fauzi Tagih Integritas dan Kinerja Nyata

- Editorial Team

Jumat, 4 September 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pelantikan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Sumenep. @by_News9.id

FOTO: Pelantikan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik dan mengambil sumpah/janji empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Pelantikan berlangsung di Paseban Agung Sultan Abdurrahman Keraton Sumenep, Jumat (4/9/2026).

Empat pejabat tersebut dipercaya mengisi posisi strategis di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Mereka yakni Dadang Dedy Iskandar sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Yudi Nursukmadyanto sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kamiluddin sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Hakiki Maulana Firmansyah sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bupati Achmad Fauzi mengatakan, pelantikan tersebut bukan sekadar rotasi atau pengisian jabatan struktural, melainkan bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan daerah, sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Bupati meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Baca Juga:  Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Visi dan misi pemerintah daerah, kata dia, harus diterjemahkan menjadi program kerja yang konkret, terukur, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme. Menurutnya, jabatan pimpinan OPD bukan sekadar posisi administratif, tetapi amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan pelayanan publik.

“Kepala OPD baru bisa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta bekerja dengan orientasi pada pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Fauzi meminta peningkatan kualitas penataan kawasan permukiman, penyediaan infrastruktur perumahan yang layak, serta penguatan pelayanan di sektor perhubungan.

Baca Juga:  Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dituntut mampu menjaga kondusivitas daerah, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan unsur politik.

Untuk Kepala Pelaksana BPBD, tantangan utamanya adalah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

Penanganan bencana, menurut Fauzi, harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan dengan menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Sedangkan Kepala Satpol PP diminta menegakkan Peraturan Daerah secara tegas, tetapi tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Satpol PP juga harus mampu menjaga ketenteraman dan ketertiban umum sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Korupsi Berkedok Seragam di UNIBA Madura: Kampus Kembali Jadi Sorotan

Fauzi mengingatkan seluruh pejabat agar tidak bekerja secara sektoral. Koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi antarlembaga menjadi kunci agar program pemerintah tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Bangun koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi yang baik, jangan bekerja sendiri-sendiri, karena keberhasilan pemerintahan daerah merupakan hasil kerja bersama,” tegasnya.

Dia juga meminta pejabat yang baru dilantik terus berinovasi dan tidak cepat berpuas diri.

Setiap perangkat daerah dituntut mampu merespons perubahan serta kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan berbasis data.

Menurut Bupati, ukuran keberhasilan birokrasi tidak boleh berhenti pada tuntasnya urusan administrasi pemerintahan.

“Perangkat daerah untuk mengukur keberhasilan bukan hanya terselesaikannya administrasi pemerintahan, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran pemerintah,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Khairil

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musrenbangdes Bringin Tetapkan Prioritas Pembangunan Desa 2027
Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim
Tiga Hari di Masalembu, Camat Pergi, DPRD: Jangan Korbankan Rakyat
Rocky Gerung Masuk Istana, Dilantik Prabowo Jadi Anggota Wantimpres
Baru 3 Hari Jadi Camat Masalembu, Ainul Yaqin Dikabarkan Sudah ke Daratan
Bukan Sekadar Penghargaan, Pemkab Sumenep Sabet Tiga Juara 1 Ekonomi Syariah Jatim
Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan
Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tiga Hari di Masalembu, Camat Pergi, DPRD: Jangan Korbankan Rakyat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Rocky Gerung Masuk Istana, Dilantik Prabowo Jadi Anggota Wantimpres

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Baru 3 Hari Jadi Camat Masalembu, Ainul Yaqin Dikabarkan Sudah ke Daratan

Senin, 28 September 2026 - 10:10 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Pemkab Sumenep Sabet Tiga Juara 1 Ekonomi Syariah Jatim

Berita Terbaru

FOTO: Ahmad Musyaddad, ST, Pj Kepala Desa Bringin, @by_News9.id

DAERAH

Pj Kades Bringin Sampang Apresiasi 81 Tahun Pengabdian TNI

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:30 WIB