SUMENEP, NEWS9 – Beredarnya video kegiatan Festival Pemuda Cang-Cang di Desa Lombang, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, memunculkan sorotan terhadap kehadiran aparat penegak hukum (APH) dalam acara tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak dugaan keberadaan minuman keras di lokasi kegiatan, sementara seorang anggota aparat disebut berada di meja yang sama, pada Sabtu (17/10/2026), pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun News9.id, Bhabinkamtibmas Desa Lombang membantah mengetahui keberadaan botol minuman yang terlihat dalam video.
Dia mengaku hadir untuk mengamankan kegiatan agar berjalan tertib dan lancar.
“Tidak benar, Pak. Saya waktu itu hanya mengamankan kegiatan. Kalau ada di video botol minuman, saya juga tidak tahu. Bisa saja mereka membawa dari luar dan diminum di lokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).
Bhabinkamtibmas menegaskan, tugasnya saat itu adalah memastikan kegiatan berlangsung aman.
“Saya waktu itu nyanyi diatas panggung, yang namanya nyanyi membawakan lagu itu perlu konsentrasi Pak, apalagi ditempat umum dilihat orang banyak,” ucapnya.
Saat disinggung mengenai kemungkinan pembiaran, Bhabinkamtibmas tersebut menepis anggapan itu.
“Pembiaran bukan prinsip saya sebagai Bhabinkamtibmas,” katanya.
Dia menyebut tugas Bhabinkamtibmas mencakup upaya meningkatkan kesadaran, ketaatan, dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum serta peraturan perundang-undangan.
“Tugas pokok saya meningkatkan kesadaran, ketaatan serta kepatuhan warga masyarakat terhadap aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Dan saya tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan atau melanggar hukum,” dalihnya.
Di sisi lain, dikonfirmasi mengenai video tersebut, seseorang yang disebut sebagai Babinsa mengarahkan wartawan untuk menghubungi Danramil secara langsung.
“Langsung ke Pak Danramil saja, Pak Seno,” ujarnya.
Meski demikian, dia menyampaikan hasil pengecekan sementara yang menyebut seorang anggota berada di meja yang sama, tetapi tidak mengonsumsi minuman apa pun.
“Setahu saya, memang benar duduk satu meja, tapi anggota tersebut sudah dipanggil. Hanya duduk, tidak mengonsumsi minuman jenis apa pun,” katanya.
Saat ditanya apakah benar terdapat anggota Koramil dalam video tersebut, ia membenarkan keberadaan anggota yang dimaksud.
Dia juga menyebut akan melaporkan persoalan itu kepada Danramil, yang menurut keterangannya sedang berada di Kodim.
“Benar, Mas. Setahu saya anggota kami orangnya polos, tidak neko-neko. Siap, saya laporkan ke Danramil,” tandasnya.
Sementara itu, Dan Unit Intel Kodim, Lettu Junaidi, saat ditemui mengakatan pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap anggota yang berada di lokasi.
“Saya sudah panggil yang bersangkutan mas. Sebab, pada saat itu mereka menggunakan pakaian dinas dan memang terlihat di vidio itu duduk satu meja dengan warga yang ada minuman kerasnya,” singkatnya. ***
Penulis : Seno
Editor : Redaksi
Sumber Berita: https://News9.id









