BeritaPeristiwa

Penumpang KMP Darma Kartika Tujuan Jangkar–Raas Diduga Lompat ke Laut

159
×

Penumpang KMP Darma Kartika Tujuan Jangkar–Raas Diduga Lompat ke Laut

Sebarkan artikel ini
Penumpang KMP Darma Kartika Tujuan Jangkar–Raas Diduga Lompat ke Laut
FOTO: Tim SAR saat melakukan pencarian lanjutan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di tengah pelayaran KMP Darma Kartika rute Jangkar–Raas, Kabupaten Sumenep.

Seorang penumpang dilaporkan diduga melompat ke laut dan hingga kini belum ditemukan.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, saat kapal tengah berlayar sekitar tiga mil dari Pelabuhan Jangkar.

Korban diketahui bernama Tohari (31), warga Dusun Darpa, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.

Kepala Cabang PT DDU Kalianget, Maman Surachman, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa korban merupakan penumpang kapal yang berangkat dari Pelabuhan Jangkar menuju Raas.

“Beberapa kru dan ABK melihat langsung bahwa penumpang tersebut melompat ke laut,” ungkap Maman, saat dikomfirmasi News9.id.

Kejadian itu kemudian diperkuat melalui rekaman CCTV kapal.

Dari hasil penelusuran dan klarifikasi dengan penumpang lain, diketahui bahwa korban merupakan teman dari salah satu penumpang yang membawa sepeda motor di kapal tersebut.

“Setelah kami cek CCTV, memang benar korban melompat dari atas kapal. Namun kami belum mengetahui kondisi psikologis yang bersangkutan. Secara logika, seseorang tidak mungkin melakukan hal tersebut tanpa adanya tekanan atau masalah,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kapal belum memperoleh informasi pasti mengenai latar belakang atau permasalahan yang dialami korban.

Bahkan, rekan korban yang saat itu membonceng sepeda motor pun mengaku tidak mengetahui adanya persoalan yang dihadapi Tohari.

Peristiwa itu disebut terjadi di dek atas kapal, tepatnya di sisi kanan dekat sekoci (perahu penyelamat).

Mengetahui kejadian tersebut, kru kapal langsung melakukan prosedur darurat dengan menghentikan mesin (stop engine) dan melakukan manuver pencarian di lokasi kejadian selama kurang lebih satu jam.

“Upaya pencarian sudah kami lakukan maksimal di sekitar titik korban jatuh, namun tidak membuahkan hasil,” kata Maman.

Selanjutnya, pihak kapal melaporkan kejadian itu kepada syahbandar untuk diteruskan kepada tim SAR guna melakukan pencarian lanjutan.

Atas arahan syahbandar Pelabuhan Jangkar, kapal kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Raas.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian oleh tim SAR dikabarkan masih berlangsung. ***

Tinggalkan Balasan

>