Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Warga Sumenep Geger Semburan Gas Misterius di Kedalaman 20 Meter - News 9
BeritaPeristiwa

Warga Sumenep Geger Semburan Gas Misterius di Kedalaman 20 Meter

133
×

Warga Sumenep Geger Semburan Gas Misterius di Kedalaman 20 Meter

Sebarkan artikel ini
Warga Sumenep Geger Semburan Gas Misterius di Kedalaman 20 Meter
FOTO: Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, bersama aparat dan warga saat dilokasi semburan gas. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pengeboran sumur air bersih milik Zamroni, warga Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep memunculkan semburan gas yang mudah terbakar, membuat panik dan kekhawatiran masyarakat setempat.

Peristiwa itu bermula pada Rabu, 25 Maret 2026, saat proses pengeboran dilakukan di halaman rumah warga.

Awalnya, aktivitas berjalan normal sebagaimana upaya pencarian sumber air bersih. Namun situasi berubah drastis ketika kedalaman bor mencapai sekitar 20 meter.

Alih-alih menemukan air, dari dalam lubang bor justru muncul gas yang tidak lazim.

Temuan itu kemudian diuji secara sederhana oleh warga pada Kamis (26/03/2026), dengan mendekatkan daun kering, sabut kelapa, hingga potongan kayu ke sumber semburan.

Hasilnya mengejutkan. Gas tersebut ternyata dapat menyala dan langsung membakar benda-benda kering yang didekatkan.

Kepala Desa (Kades) Karduluk, Ahmad Faruq, membenarkan kejadian tersebut.

Kades menyebut, reaksi api dari gas itu menjadi indikasi kuat bahwa semburan yang keluar bukan sekadar angin biasa dari dalam tanah.

“Dari uji coba sederhana itu, diketahui gas yang keluar bisa menyala dan membakar. Ini tentu membuat warga khawatir,” ujarnya.

Tidak hanya mudah terbakar, gas tersebut juga mengeluarkan bau menyengat yang cukup mengganggu.

Kondisi itu semakin mempertegas bahwa fenomena tersebut berpotensi membahayakan jika tidak segera ditangani dengan serius.

Menyikapi situasi itu, pemerintah desa bersama pemilik sumur langsung mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara proses pengeboran.

Keputusan tersebut diambil guna mencegah kemungkinan terburuk, termasuk potensi ledakan atau semburan gas yang lebih besar.

Pemerintah desa kini bersiap berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengidentifikasi jenis gas yang muncul serta menentukan langkah penanganan yang tepat.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang. Harapannya, ada penanganan cepat agar tidak membahayakan warga,” tegas Faruq.

Hingga kini, lokasi sumur bor tersebut menjadi perhatian warga sekitar.

Sebagian memilih menjauh, sementara lainnya terus memantau dengan rasa waswas, khawatir semburan gas misterius itu berubah menjadi ancaman nyata. ***

Tinggalkan Balasan

2