KPM Sebut MBG Liprak Kidul Kerap Bermasalah, Sekolah Dikabarkan Putus Kontrak

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Saluran Selokan Air yang tercemar dari SPPG MBG Liprak Kidul. @by_News9.id

FOTO: Saluran Selokan Air yang tercemar dari SPPG MBG Liprak Kidul. @by_News9.id

PROBOLINGGO, NEWS9 – Keluhan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, kembali mencuat.

Kali ini, sorotan datang dari keluarga penerima manfaat (KPM) yang menyebut dapur MBG tersebut kerap menimbulkan persoalan sejak awal beroperasi.

Pengakuan itu muncul di tengah ramainya video dugaan pencemaran selokan yang beredar di sejumlah grup WhatsApp dalam beberapa hari terakhir.

Saat awak media News9 mencoba menghubungi salah satu Keluarga penerima manfaat mengaku tidak heran jika kini banyak keluhan bermunculan dari masyarakat sekitar.

“Itu MBG-nya memang sering bermasalah mas. Sekolah keponakan ku memutus kontrak dengan MBG itu,” tulis salah satu keluarga penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya melalui pesan WhatsApp, Kamis, 7 Mei 2026.

Ia mengungkapkan, persoalan tidak hanya terkait dugaan pencemaran lingkungan, tetapi juga pernah menyangkut kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

Baca Juga:  Dugaan Gagalnya Modernisasi Pertanian di Lumajang, Alsintan Bantuan Jadi Rongsokan

Menurutnya, pihak sekolah sempat mencoba melakukan evaluasi bersama pengelola MBG, namun proses komunikasi disebut berjalan rumit.

“Ruwet MBG-nya itu,” tulisnya lagi. “Kalau dulu makannya gak layak, terus diajak urun rembuk dengan sekolah ruwet hanya satu kali itu,” imbuhnya.

Keluarga tersebut juga menyebut sekolah keponakannya kini telah berpindah kerja sama ke dapur MBG lain.

Baca Juga:  Menu MBG Ramadan Darun Najah Dianggap Serampangan Oleh Wali Murid

Keputusan itu diambil setelah berbagai persoalan dinilai tidak kunjung mendapat penyelesaian yang baik.

Sebelumnya, warga sekitar juga mengeluhkan bau menyengat dari aliran selokan yang diduga berasal dari aktivitas dapur MBG Liprak Kidul.

Baca Juga:  Semangat Solidaritas: Babinsa Sukorejo Bersama Masyarakat Turut Dalam Kegiatan Donor Darah

Pihak pengelola melalui Kepala SPPG mengaku telah melakukan pengecekan dan menyebut sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) masih dalam tahap penyesuaian.

Warga berharap ada evaluasi menyeluruh agar program pemerintah tersebut tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun penerima manfaat. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru