Wabah Penyakit Ternak di Sumenep, Ratusan Sapi Terdampak

- Redaktur

Rabu, 1 Januari 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Waspadai wabah penyakit yang menyerang hewan ternak sapi, @by_News9.id

Foto: Waspadai wabah penyakit yang menyerang hewan ternak sapi, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tengah dirundung kekhawatiran akibat wabah penyakit yang menyerang hewan ternak sapi.

Dalam beberapa bulan terakhir, puluhan sapi mati mendadak tanpa gejala yang jelas, sementara ratusan lainnya dilaporkan terdampak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, menyebutkan bahwa hingga kini tercatat 150 ekor sapi telah terjangkit penyakit tersebut.

Wabah ini tersebar di sejumlah kecamatan seperti Pasongsongan, Batuputih, dan Rubaru.

“Gejala awal biasanya berupa demam tinggi dan kembung atau tympani, yang diduga akibat konsumsi rumput muda kaya gas. Kami mengimbau warga untuk melayukan rumput sebelum diberikan kepada sapi,” ujar Chainur pada Selasa (31/12/2024).

Meski serius, Chainur menegaskan bahwa situasi ini belum dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Baca Juga:  Kantor UPP Kelas III Sapeken Siagakan Kapal Patroli untuk Amankan Perairan Selama Nataru

Para peternak pun merasakan dampak yang signifikan. Imam Syafi’i, anggota kelompok tani di Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, mengaku khawatir dengan kondisi ini.

Ia menyebut wabah tersebut telah menyebabkan sebagian besar ternaknya mati.

“Sekarang tinggal sekitar 10 persen dari jumlah sapi yang ada. Kami bahkan tidak tahu pasti apa penyebab kematiannya. Saya berharap pemerintah segera menyelidiki dan mencegah penyebaran lebih lanjut,” keluh Imam saat mendatangi Kantor DKPP Sumenep.

Bagi petani, sapi merupakan aset penting yang menopang perekonomian mereka. Imam mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi agar kerugian tidak semakin besar.

Baca Juga:  Data Penerima Kesra Diduga Dimanipulasi, Ratusan Warga Nonggunong Hilang

Menanggapi situasi ini, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memastikan pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat.

Investigasi menyeluruh telah diperintahkan untuk mengetahui penyebab pasti kematian sapi.

“Saya sudah meminta dilakukan assessment, apakah terkait penyakit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) atau faktor lain. Pada 2 Januari 2025, saya akan turun langsung ke lokasi untuk berdialog dengan para peternak,” tegas Bupati Fauzi melalui sambungan telepon.

Sebagai langkah awal, tim medis khusus hewan telah dikerahkan ke lapangan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Baca Juga:  Guru Didorong Jadi Garda Utama Cetak SDM Unggul

Pemerintah juga mengimbau warga mematuhi arahan dalam pemberian pakan hingga hasil investigasi resmi diumumkan.

“Semua langkah telah kami siapkan untuk memastikan wabah ini tidak meluas. Saya berharap warga bekerja sama dalam menjaga kesehatan ternaknya,” tutup Fauzi.

Pemerintah dan warga kini menanti hasil investigasi serta solusi yang dapat mengakhiri wabah ini, demi menjaga keberlanjutan ekonomi para peternak. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB