BeritaEkonomi

Investor Singapura Philip Gu, Potensi Perikanan Sumenep Layak Mendunia

1011
×

Investor Singapura Philip Gu, Potensi Perikanan Sumenep Layak Mendunia

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Fauzi bersama Investor Singapura, Mr. Philip Gu. @by_News9.id
Foto: Bupati Fauzi bersama Investor Singapura, Mr. Philip Gu. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mencuri perhatian dunia.

Investor asal Singapura, Philip Gu, yang merupakan Founder dan CEO Stemcell United Limited Seaweed Island, menilai potensi sumber daya alam Sumenep, khususnya di sektor perikanan, jauh lebih unggul dibandingkan Vietnam.

Hal itu disampaikan Philip Gu saat melakukan kunjungan ke Sumenep, ujung timur Pulau Madura, Senin (20/1/2025).

Kedatangan Philip disambut hangat oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang mengapresiasi rencana investasi besar-besaran di sektor perikanan.

Philip Gu mengungkapkan, perairan Sumenep memiliki potensi besar untuk budidaya lobster, teripang, kerapu, hingga rumput laut.

Menurutnya, kondisi perairan yang ideal ini menjadi alasan kuat untuk menanamkan investasi sebesar Rp16 triliun di kabupaten tersebut.

“Kami percaya, hasil investasi di sektor perikanan Sumenep ini akan lebih baik dibandingkan daerah lain, bahkan berpeluang melampaui Vietnam dalam tiga hingga lima tahun mendatang,” ujar Philip.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan potensi lokal untuk menghasilkan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Investasi sebesar Rp16 triliun ini akan difokuskan untuk mengembangkan sektor perikanan, termasuk infrastruktur, teknologi budidaya, dan pelatihan masyarakat lokal,” tegas Philip Gu.

Di sisi lain, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Philip Gu terhadap potensi daerah.

Bupati berkomitmen untuk mendukung penuh realisasi investasi tersebut, termasuk memastikan keterlibatan masyarakat lokal dalam setiap tahapan proyek.

“Warga lokal harus dilibatkan, mulai dari pembibitan hingga proses budidaya. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga upaya menekan angka pengangguran di Sumenep,” kata Fauzi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumenep pada November 2024 tercatat turun menjadi 1,69 persen.

Fauzi berharap investasi itu dapat terus menekan angka tersebut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Fauzi juga optimis bahwa Sumenep dapat menjadi pusat industri perikanan yang mendunia jika proyek tersebut berjalan lancar.

“Hasil budidaya perikanan Sumenep tidak hanya akan dikenal nasional, tapi juga internasional,” harapnya.

Melalui pendekatan ini, Bupati Fauzi berharap Sumenep menjadi ikon baru dalam industri perikanan global.

“Dengan potensi besar yang dimiliki, Sumenep kini berada di jalur menuju transformasi ekonomi berbasis perikanan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

>