Relokasi PKL Pamekasan Kacau, Oknum Kabid UMKM Diduga Pungli

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi di kawasan Food Colony justru terlihat semrawut, @by_News9.id

Foto: Kondisi di kawasan Food Colony justru terlihat semrawut, @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Kebijakan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan menuai kontroversi.

Bukannya semakin tertata, kondisi di kawasan Food Colony justru terlihat semrawut, bahkan memicu gesekan antar pedagang.

Pengurus Food Colony menilai kebijakan tersebut justru mengadu domba PKL, alih-alih memberikan solusi penataan yang lebih baik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Faisol, sebelumnya menyatakan bahwa PKL pendatang baru telah disediakan tempat di sisi timur hingga bagian belakang Food Colony agar tidak mengganggu PKL lama.

Baca Juga:  Perempuan 64 Tahun Ditemukan Lemas di Pinggir Sungai Daleman Sampang

Namun, kebijakan tersebut diduga diabaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) UMKM, sehingga terjadi persaingan tidak sehat di lapangan.

Selain itu, Kabid UMKM, Hilda, juga diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan menarik retribusi kebersihan sampah sebesar Rp3.000 dari 162 PKL pendatang baru.

Padahal, sesuai peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup), urusan retribusi sampah seharusnya menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bukan Kabid UMKM.

Saat ini, DLH hanya menyediakan tong sampah dan bertugas mengangkut sampah, sementara pembersihan kawasan Food Colony sepenuhnya ditangani oleh Koperasi Maju Jaya sebagai pengelola.

Baca Juga:  Musyda KNPI Sumenep 2025 Makin Dekat, Bursa Calon Ketua Mulai Menghangat

Pengurus Food Colony mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemkab Pamekasan yang tiba-tiba mengambil alih pengelolaan tanpa koordinasi dengan pihak koperasi.

Selama ini, koperasi bertanggung jawab atas perawatan fasilitas, termasuk perbaikan saluran air, peralatan yang rusak, hingga kebersihan toilet, tanpa campur tangan pemerintah.

“Kalau memang Pemkab ingin mengelola Food Colony, jangan setengah-setengah. Libatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dishub, Satpol PP, DLH, dan Diskop,” tegas R. Moh Totok, pengurus Food Colony, kepada News9.id, Kamis (13/2/2025).

Menurut Totok, Kabid UMKM seharusnya berkoordinasi dengan koperasi sebelum mengambil kebijakan yang berdampak pada pedagang.

Baca Juga:  LPG Subsidi Diduga Dikuasai Mafia Agen, Pemkab Sumenep Abaikan Seruan Said Abdullah

Namun, yang terjadi justru sebaliknya pedagang diinformasikan bahwa koperasi tidak lagi memiliki wewenang, dan pengelolaan akan langsung diambil alih oleh Dinas Koperasi (Diskop).

Hingga kini, kondisi tersebut memicu keresahan di kalangan pedagang dan pengelola.

Mereka berharap pemerintah segera memberikan kejelasan terkait arah kebijakan pengelolaan Food Colony agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB