SUMENEP, NEWS9 – Jelang Musyawarah Daerah (Musyda) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, suhu politik kepemudaan mulai memanas.
Agenda besar yang direncanakan berlangsung pada Mei 2025 ini menjadi momen penting regenerasi kepemimpinan organisasi kepemudaan tersebut.
Keputusan penyelenggaraan Musyda telah ditetapkan dalam Rapat Pimpinan Paripurna Daerah DPD KNPI Sumenep.
Dengan waktu kurang dari sebulan, dinamika internal organisasi mulai menggeliat.
Tidak hanya persiapan teknis, perhatian juga tertuju pada sosok yang akan menjadi wajah baru KNPI Sumenep ke depan.
Aura kompetisi makin terasa. Diskusi-diskusi kecil di warung kopi hingga forum-forum antar organisasi kepemudaan mulai ramai memperbincangkan satu pertanyaan utama siapa yang paling layak memimpin KNPI Sumenep periode selanjutnya?
Asmuni, salah satu aktivis pemuda Sumenep, menuturkan bahwa bursa calon ketua mulai ramai diperbincangkan.
“Sudah mulai terdengar di berbagai forum, nama-nama mulai menguat. Masing-masing calon punya latar belakang dan basis pendukung yang menarik untuk dicermati,” ujarnya, Kamis (17/4/2025).
Beberapa nama yang disebut-sebut dalam bursa calon ketua DPD KNPI Sumenep 2025 berasal dari berbagai organisasi kepemudaan ternama:
1. Divo Kurniawan Jayadi (GMNI)
2. Abd Wadud (GMNI)
3. Nurul Amin (PMII)
4. Ach Salim (Ansor)
5. Hosnan Abrori (PMII)
6. Hamdan (Muhammadiyah)
7. Moh Andriansyah (Muhammadiyah)
8. Suyitno (HMI)
9. Fikri (HMI)
10. Ahmad Wasil (IPNU)
Figur-figur tersebut memiliki rekam jejak kuat di organisasi kampus maupun masyarakat.
Mereka dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, hingga gerakan keagamaan.
Musyda KNPI Sumenep 2025 diprediksi akan berlangsung sengit.
Tidak hanya sebagai ajang pemilihan ketua baru, tetapi juga sebagai momen strategis menentukan arah gerak KNPI Sumenep di masa depan. ***












