BeritaPeristiwa

Tarik Tambang di Dasuk Berujung Tragedi, Peserta Tewas

608
×

Tarik Tambang di Dasuk Berujung Tragedi, Peserta Tewas

Sebarkan artikel ini
Tarik Tambang Berujung Tragedi, Peserta Tewas
FOTO: Seorang peserta lomba tarik tambang berinisial M (40), warga Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, meregang nyawa saat pertandingan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ajang hiburan rakyat di Desa Batubelah Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, berubah duka.

Seorang peserta lomba tarik tambang berinisial M (40), warga Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, meregang nyawa saat pertandingan berlangsung, Selasa (24/9/2025) malam.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Lapangan Bawang Emas. M, yang menempati posisi paling belakang dalam timnya, sempat berjuang selama 15 menit.

Namun tiba-tiba ia melepas tali, duduk lemas, lalu terkulai tak sadarkan diri.

Rekan-rekan tim panik dan segera mengevakuasi M ke Puskesmas Dasuk.

Sayangnya, tenaga medis hanya bisa menyatakan korban telah meninggal dunia.

Jenazah pun langsung dipulangkan ke rumah duka di Dusun Gunung Kembar.

Hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat kelelahan.

Keluarga menolak autopsi dengan alasan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, bahkan membuat surat pernyataan keberatan.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, melalui Kasihumas AKP Widiarti, menyampaikan belasungkawa sekaligus menegaskan langkah kepolisian.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara M saat lomba tarik tambang. Kepolisian telah memeriksa saksi dan berkoordinasi dengan pihak medis. Karena keluarga menolak autopsi, jenazah langsung diserahkan untuk dimakamkan,” ujarnya.

Dengan demikian, kasus tersebut dipastikan murni akibat kelelahan tanpa indikasi tindak pidana.

Tragedi itu menjadi catatan serius soal minimnya standar keamanan dan pengawasan dalam lomba tradisional yang sering dianggap sepele, tetapi berisiko fatal. ***

Tinggalkan Balasan

>