BeritaPeristiwa

Ratusan Pendaki Dievakuasi Usai Semeru Meletus Bertubi-tubi

190
×

Ratusan Pendaki Dievakuasi Usai Semeru Meletus Bertubi-tubi

Sebarkan artikel ini
Ratusan Pendaki Dievakuasi Usai Semeru Meletus Bertubi-tubi
FOTO: Gunung Semeru yang kembali bergolak dengan erupsi beruntun. @by_News9.id

JAKARTA, NEWS9 – Ratusan pendaki yang tengah menikmati keindahan danau legendaris di jalur Gunung Semeru mendadak harus dievakuasi setelah sang gunung kembali bergolak dengan erupsi beruntun.

Pihak berwenang langsung menaikkan status aktivitas Semeru menjadi Level IV (Awas) sejak Rabu (19/11/2025) sore.

“Kami memprioritaskan keselamatan seluruh pendaki. Ketika status dinaikkan, masih ada pendaki yang sedang menuju Ranu Kumbolo,” tegas Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, Kamis (20/11/2025).

Ketegangan meningkat setelah PVMBG melaporkan erupsi awan panas terjadi pukul 14.13 WIB, Rabu (19/11).

Saat momen genting itu, tercatat 187 orang berada di Ranu Kumbolo mulai dari pendaki, porter, petugas lapangan, hingga tim dari Kemenparekraf.

Meski lontaran material vulkanik mengarah ke selatan dan tenggara, sedangkan Ranu Kumbolo berada di sisi utara, ancaman tetap menghantui.

Hujan yang mulai turun serta kondisi gelap memaksa petugas menahan para pendaki agar tidak turun sembarangan di tengah risiko yang tidak dapat diprediksi.

Evakuasi besar-besaran akhirnya dilakukan Kamis pagi (20/11) mulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.

Pada pukul 13.30 WIB, 66 pendaki berhasil mencapai Ranu Pani, sementara rombongan lainnya masih bergerak turun di antara Pos 3 dan Pos 2.

Sebagai langkah mitigasi, BBTNBTS resmi menutup seluruh aktivitas pendakian Gunung Semeru hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Pemerintah juga meminta masyarakat disiplin mengikuti rekomendasi PVMBG dan menjauh dari zona bahaya yang berpotensi mematikan.

Kendati itu, Semeru kembali mengingatkan, alam bisa berubah sewaktu-waktu, dan kewaspadaan adalah harga mati. ***

Tinggalkan Balasan

2