OLAHRAGA

PSBS Resmi Dibentuk, Camat Sapeken Optimistis Lahirkan Talenta Sepak Bola Kepulauan

3
×

PSBS Resmi Dibentuk, Camat Sapeken Optimistis Lahirkan Talenta Sepak Bola Kepulauan

Sebarkan artikel ini
PSBS Resmi Dibentuk, Camat Sapeken Optimistis Lahirkan Talenta Sepak Bola Kepulauan
FOTO: Rapat pembentukan Persatuan Sepak Bola Sapeken Bersatu (PSBS). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pembentukan Persatuan Sepak Bola Sapeken Bersatu (PSBS) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Kehadiran wadah tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mempererat persaudaraan sekaligus menyatukan klub-klub sepak bola yang tersebar di berbagai desa kepulauan di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

PSBS diharapkan menjadi motor penggerak pembinaan sepak bola yang lebih terarah, tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan turnamen, tetapi juga menciptakan sistem pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.

Camat Sapeken, Hamka, mengatakan kehadiran PSBS menjadi momentum penting untuk melahirkan pemain-pemain berbakat yang memiliki kemampuan dan daya saing tinggi.

“Ini sangat berdampak positif bagi klub-klub sepak bola di Sapeken. Kehadiran PSBS akan melahirkan pemain yang memiliki kualitas, memperkuat pembinaan, serta membangun kekompakan antarklub,” kata Hamka, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, turnamen sepak bola bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari proses pembinaan yang membutuhkan komitmen dan solidaritas seluruh elemen olahraga.

“Kami ingin pembinaan dilakukan secara intensif dan berkelanjutan. Turnamen hanya menjadi sarana mengasah kemampuan, sedangkan masa depan sepak bola Sapeken ditentukan oleh pembinaan yang konsisten,” ujarnya.

Hamka optimistis PSBS dapat menjadi pintu bagi atlet-atlet muda Kepulauan Sapeken untuk menembus klub-klub besar di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

“Kami akan terus memberikan motivasi kepada para atlet muda agar meningkatkan kualitas permainan sehingga mampu berprestasi di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PSBS, Jamaludin, menegaskan pembentukan organisasi tersebut bukan sekadar membentuk kepengurusan baru, melainkan menjadi titik awal penataan sepak bola di wilayah kepulauan.

“PSBS lahir karena melihat besarnya potensi anak muda di Sapeken. Di wilayah ini turnamen sepak bola cukup sering digelar, sehingga dibutuhkan wadah yang mampu mengelola pembinaan atlet secara lebih terarah,” jelasnya.

Ia berharap PSBS menjadi ruang bagi generasi muda di desa-desa kepulauan untuk mengembangkan bakat dan keterampilan di dunia sepak bola hingga mampu mengharumkan nama Sapeken dan Kabupaten Sumenep. (Nola)

Baca Juga:  Desa Tegal Bangsri, Kejayaan Pisang "Pakah Kresek" yang Perlu Aksi Nyata