Dua Sekolah di Lumajang Meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik bersama Guru dan siswa penanaman pohon. @by_News9.id

FOTO: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik bersama Guru dan siswa penanaman pohon. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Hari ini SMPN 1 Tempeh dan MTsN 1 Lumajang berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah.

Dalam hal ini, Lumajang kembali meneguhkan komitmennya sebagai daerah yang konsisten mendorong pendidikan berwawasan lingkungan, Kamis (11/12/2025).

Penghargaan Adiwiyata merupakan program nasional yang mendorong satuan pendidikan untuk membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penilaian dilakukan melalui beragam indikator, mulai dari kebijakan sekolah yang ramah lingkungan, integrasi materi ekologi dalam kurikulum, inovasi pengelolaan sarana prasarana hijau, hingga peran aktif siswa dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  Satlantas dan Polsek Lumajang Kota Edukasi Rambu Lalu Lintas kepada Anak PAUD

Mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2005, terdapat tiga tingkatan penghargaan dalam Program Adiwiyata, yaitu Adiwiyata Kabupaten/Kota dan Provinsi, Adiwiyata Nasional, serta Adiwiyata Mandiri sebagai level tertinggi.

Pada tahun 2025, SMPN 1 Tempeh dan MTsN 1 Lumajang dinyatakan layak menerima penghargaan tingkat nasional setelah menunjukkan konsistensi dalam serangkaian program lingkungan.

Mulai dari manajemen sampah terpadu, penataan kawasan hijau di dalam dan luar sekolah, penggunaan sarana yang efisien dan ramah lingkungan, hingga penguatan pendidikan lingkungan dalam proses pembelajaran.

Dengan raihan penghargaan terbaru ini, jumlah sekolah Adiwiyata di Kabupaten Lumajang meningkat dari 80 menjadi 82 lembaga.

Baca Juga:  Warga Tiga RT Desa Besuk Desak PT Mustikatama Berikan Kompensasi Dampak Polusi

Rinciannya terdiri dari 54 sekolah tingkat Kabupaten, 17 tingkat Provinsi, 7 tingkat Nasional, dan 2 sekolah berstatus Adiwiyata Mandiri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pendidikan yang konsisten memadukan pembelajaran dan aksi nyata pelestarian lingkungan.

“Penghargaan Adiwiyata Nasional ini menjadi bukti konsistensi satuan pendidikan di Lumajang dalam menerapkan program lingkungan. Kami mendorong seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan”, ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (10/12/2025).

Hertutik juga mengapresiasi peran lintas sektor yang ikut mendukung program Adiwiyata di Lumajang.

Baca Juga:  Kasus HIV/AIDS Tembus 1.810 Orang, Kabupaten Madiun Didesak Perkuat Deteksi Dini dan Peran Sosial Masyarakat

Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari kerja sama Perangkat Daerah (PD), lembaga pendidikan, serta masyarakat.

“Terima kasih kepada Kemenag Lumajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta OPD lainnya yang telah membina hingga terwujudnya capaian kinerja ini. Ini adalah bukti kolaborasi yang kompak untuk mewujudkan Lumajang Aman dan Lumajang Lestari”, pungkasnya.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Lumajang untuk terus mengembangkan inovasi dan memperluas gerakan peduli lingkungan guna mendukung kualitas pendidikan dan keberlanjutan lingkungan daerah. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Polsek Pasrujambe Pantau Lahan Pertanian Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:05 WIB

SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB