Bayi Malang Dibuang di Masjid, Polisi Beri Ultimatum Pelaku

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, @by_News9.id

Foto: Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, tengah melakukan penyelidikan intensif atas kasus penemuan bayi di emperan Masjid Al-Kautsar, Desa Pamolokan.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam putih dan kain hijau oleh seorang jamaah bernama Aniatun (65) pada Senin (16/12/2024).

Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, menyatakan pihaknya sedang bekerja keras untuk mengungkap identitas pelaku.

“Kami dari aparat kepolisian saat ini melakukan penyelidikan siapa pembuang bayi tersebut. Mohon doanya, semoga pelaku segera tertangkap,” ujarnya, Jumat (20/12/2024).

AKP Widiarti juga mengimbau pelaku untuk menyerahkan diri.

“Kepada siapapun yang membuang bayi tersebut, kami meminta segera menyerahkan diri ke Polres Sumenep. Kami akan terus melakukan pengejaran,” tegasnya.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Aniatun, serta mengumpulkan bukti berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:  Aroma Intoleransi di Sampang: Pendopo Pemerintah Ditutup, Laporan Mengalir ke Pusat

Dalam bungkusan bayi, ditemukan secarik kertas yang menyebut nama bayi tersebut, “Rayyan Julian Al-Rasyid.”

Menurut Kepala Puskesmas Pamolokan, Dr. Novia Sri Wahyuni, bayi laki-laki tersebut dalam kondisi sehat dengan berat 3.200 gram saat ditemukan.

“Ari-ari bayi dipotong sesuai prosedur sebelum dirujuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar untuk perawatan lanjutan,” jelasnya, Kamis (19/12/2024).

Sementara itu, Aniatun menjelaskan momen saat menemukan bayi malang tersebut.

“Awalnya saya tidak tahu kalau itu bayi. Tapi setelah mendekat, saya sadar itu bayi yang baru lahir,” ungkapnya haru.

Penemuan bayi tersebut memicu keprihatinan di kalangan masyarakat.

“Ini bayi tidak berdosa, kenapa harus dibuang seperti itu? Saya berharap pelaku segera ditemukan,” kata Aniatun penuh emosi.

Polres Sumenep mengimbau masyarakat untuk melaporkan informasi apa pun yang dapat membantu penyelidikan.

“Kerja sama masyarakat sangat penting untuk mengungkap kasus ini,” tutup AKP Widiarti.

Kasus ini menjadi perhatian luas, memicu pentingnya kesadaran sosial dan tanggung jawab terhadap kehidupan manusia yang baru lahir. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru