BeritaPertanian

DKPP Sambut Kolaborasi PDPM Sumenep Kawal Brigade Pangan

219
×

DKPP Sambut Kolaborasi PDPM Sumenep Kawal Brigade Pangan

Sebarkan artikel ini
DKPP Sambut Kolaborasi PDPM Sumenep Kawal Brigade Pangan
FOTO: Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sumenep bersama Kepala DKPP Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Upaya mengawal program strategis nasional Brigade Pangan, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sumenep menjajaki kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat.

Pertemuan yang digelar di ruang kantor Kadis KPP itu berlangsung hangat dan produktif, menandai komitmen bersama dalam mendorong lahirnya petani milenial yang modern dan profesional.

Program Brigade Pangan merupakan gagasan Kementerian Pertanian untuk mencetak wirausahawan muda di sektor pertanian, dengan pola pengelolaan lahan hingga 200 hektare per brigade, penggunaan teknologi pertanian modern, serta penciptaan lapangan kerja baru di desa-desa.

Ketua PDPM Sumenep, Moh Andriansyah, menegaskan pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan program tersebut berjalan efektif di lapangan.

“Brigade Pangan adalah peluang besar bagi lahirnya petani milenial yang profesional di Sumenep. Pemuda Muhammadiyah siap mengawal, mendampingi, sekaligus mengajak generasi muda terlibat aktif dalam program ini,” tegasnya, Kamis (4/12/2025).

Di sisi lain, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengapresiasi inisiatif PDPM yang dinilai selaras dengan kebutuhan regenerasi petani di wilayah yang memiliki potensi pertanian besar tersebut.

“Kami membutuhkan dukungan elemen kepemudaan. Keterlibatan Pemuda Muhammadiyah akan memperkuat implementasi Brigade Pangan dan memperluas jangkauan program di lapangan,” kata Chainur.

Dalam pertemuan itu, berbagai peluang kolaborasi dibahas, mulai dari pendampingan kelompok tani muda, pengelolaan lahan produktif dan berkelanjutan, hingga strategi sosialisasi kepada komunitas pemuda dan organisasi otonom Muhammadiyah.

PDPM Sumenep juga memastikan siap turun langsung menyosialisasikan program tersebut agar semakin banyak anak muda tergerak menekuni usaha pertanian modern.

“Langkah kolaboratif ini dipandang sebagai awal kerja sama jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung penuh program strategis Kementerian Pertanian,” tandas Andriansyah. ***

Tinggalkan Balasan

>