SUMENEP, NEWS9 – Pertarungan sengit tersaji di Bupati Cup 2026 saat Tim Putra Arya Wiraraja Unija akhirnya memastikan langkah ke babak 8 besar usai menundukkan tim kuat Ambunten, Lybass, dengan skor 2-0 (28:26, 25:18) di RJ Impact Stadium.
Laga ini sejak awal diprediksi berlangsung ketat. Lybass datang dengan kekuatan penuh, termasuk dua pemain bon andalan. Namun, Arya Wiraraja mampu menjawab tantangan dengan permainan solid dan strategi matang, bahkan tampil semakin kuat di momen-momen krusial.
Set pertama menjadi tontonan dramatis. Kedua tim saling kejar poin hingga deuce berkepanjangan.
Namun, ketenangan dan keberanian pemain Arya Wiraraja menjadi pembeda, menutup set dengan kemenangan tipis 28:26.
Kemenangan di set pembuka itu menjadi titik balik psikologis.
Memasuki set kedua, Arya Wiraraja tampil lebih percaya diri. Tekanan demi tekanan membuat Lybass kehilangan ritme permainan.
Dengan kontrol penuh, Unija menutup pertandingan dengan skor meyakinkan 25:18.
Salah satu kunci kemenangan malam itu adalah performa gemilang Farhan, setter kebanggaan Unija.
Ia tidak hanya piawai mengatur alur serangan, tetapi juga beberapa kali mengejutkan lawan dengan aksi smash yang efektif saat mendapat peluang.
Selain itu, strategi taktis juga terlihat dari keputusan menurunkan dua pemain tambahan di laga krusial ini, yakni Yayak (pemain bon asal Lamongan) dan Nafis (pemain volipasir asal Sidoarjo).
Keduanya memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keseimbangan permainan dan memperkuat lini serang serta pertahanan.
Kapten tim, Dimas Maharaja, menyebut kemenangan ini sebagai hasil dari kerja keras dan kesiapan menghadapi tekanan.
“Kami tahu ini bukan pertandingan biasa. Lybass adalah tim kuat. Tapi kami datang dengan mental siap bertarung. Kunci kami ada di kekompakan dan keberanian mengambil keputusan di poin-poin kritis,” ujarnya, Minggu (26/4).
Pelatih Habib Rahman, A.Md menilai kemenangan ini tidak lepas dari disiplin strategi yang dijalankan pemain.
“Set pertama memang sangat menentukan. Setelah itu, anak-anak bermain lebih lepas dan percaya diri. Pergantian pemain juga berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Asisten pelatih Isyanto, M.Pd menambahkan bahwa keseimbangan permainan menjadi faktor utama.
“Kami mencoba mengombinasikan kekuatan pemain inti dengan tambahan tenaga baru. Hasilnya terlihat ritme permainan tetap terjaga dan tekanan ke lawan semakin konsisten,” terangnya.
Sementara itu, pembina tim Dr. Zein menegaskan bahwa kemenangan ini menunjukkan fleksibilitas tim tanpa kehilangan jati diri.
“Kami tetap berangkat dari kekuatan tim sendiri, tetapi juga adaptif dalam membaca situasi. Prinsipnya tetap sama: membangun kekuatan kolektif yang solid dan percaya diri,” ungkapnya.
Dengan kemenangan ini, Tim Putra Arya Wiraraja Unija resmi menyusul Tim Putri yang lebih dulu lolos ke babak 8 besar.
Prestasi itu semakin menegaskan posisi Unija sebagai kekuatan besar dalam kancah bolavoli Sumenep tim yang tidak hanya tangguh secara teknik, tetapi juga matang secara mental dalam menghadapi laga-laga besar. ***













>