Dugaan Penggelembungan Anggaran, DPRD Desak Inspektorat Tangani Dinkes Kabupaten Malang

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dinas Kesehatan Kabupaten Malang yang kini menjadi sorotan. @by_News9.id

FOTO: Dinas Kesehatan Kabupaten Malang yang kini menjadi sorotan. @by_News9.id

MALANG, NEWS9 – Dugaan penggelembungan anggaran TA 2026 di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menjadi sorotan DPRD Kabupaten Malang.

Hal ini disebabkan adanya kabar dugaan korupsi, kolusi dan nepotisne di lungkungan dinas tersebut.

Hal ini direspon oleh anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDI Perjuangan Zulham Mubarrok.

Dirinya mengatakan jika hal ini perlu ada tindakan yang nyata dari pihak-pihak terkait dan tidak menutup mata serta bukan sekedar formalitas semata.

Situasi pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintah Kabupaten Malang saat ini cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga:  Lumajang Kirim Ratusan Pelajar ke Porseni, Targetkan Prestasi dan Akhlak

Sebab, sejak awal Juni 2026 isu tentang permainan dibawah meja, mulai pengkondisian anggaran proyek hingga monopoli paket anggaran menyeruak di masyarakat.

“Di tengah masyarakat, hal ini sudah menyeruak dan ramai. Saya mendorong pihak terkait, terutama APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) melalui inspektorat segera turun tangan untuk audit dan investigasi,” ujar Mubarrok.

Dirinya mengatakan, praktik semacam ini sudah menjadi penyakit kronis yang merampok uang rakyat. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang diduga menjadi salah satu sarang utama praktik kotor ini.

Baca Juga:  Relawan FaHam Kompak Jemput Kemenangan dengan Doa Bersama

Isu miring ini sudah menyebar di lingkup Pemkab Malang, sehingga tidak bisa dibiarkan dan hal ini perlu segera dihentikan.

“Masyarakat menunggu respon cepat dari inspektorat, lembaga pengawas ini ditantang untuk berani membongkar masasalh ini sampai ke akar-akarnya serta menyeret pelaku ke proses hukum,” tandasnya.

Lanjutnya,” masyarakat saat ini pasang mata dan telinga, menanti apakah inspektorat berani membuka kebenaran atau hanya menjadi tameng menutupi muka pejabat yang terlibat dalam dugaan penggelembungan anggaran ini,” katanya.

Tujuan pencapaian sudah jelas, yaitu good governance dan clean government, tidak hanya formalitas manis di depan publik.

Baca Juga:  Pemuda Kolor Sumenep Diduga Gadaikan Mobil Rental Demi Tutup Utang

Sementara, Budiar, Sekda Kabupaten Malang, mengaku belum mengetahui secara detail alokasi anggaran yang menjadi sorotan publik tersebut, dan masih perlu memeriksa dokumen-dokumen terkait hal ini terlebih dahulu.

Kini, masyarakat menunggu aksi dari inspektorat dalam penegakan aturan di lingkup pemerintah kabupaten Malang untuk membersihkan para pejabat korup yang merugikan negara. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB