Dugaan Seperti Menjadi Tradisi Setiap Tahun SMPN 4 Genteng Mengeluarkan Kwitansi Pembelian

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: SMPN 4 Genteng Banyuwangi, @by_News9.id

FOTO: SMPN 4 Genteng Banyuwangi, @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Seperti sudah menjamur dn menjadi tradisi yang terjadi di SMPN 4 Genteng Banyuwangi, setiap penerimaan siswa baru selalu mengeluarkan kwitansi pembelian seragam sekolah.

Ini menjadi perbincangan masyarakat di mana sudah banyak sekali medsos(media sosial) memberitahukan atau memberitakan bahwa pihak sekolah tidak boleh atau memaksa untuk calon siswa baru membeli seragam di sekolah.

Namun berbeda di SMPN 4 Genteng setiap tahun ajaran baru selalu mengeluarkan kwitansi untuk pembelian seragam sekolah.

“Anak saya di suruh beli seragam di sekolah mas,dan wajib,total keseluruhan sebesar Rp.1.550.000 namun saya baru bisa menyicil uang Rp.1.000.000,Berarti selama ini yang informasi di medsos-medsos itu tidak benar ya mas,” tuturnya saat di temui media ini salah satu calon wali murid sebut saja (Mawar) dengan polos.

Di dalam kwitansi yang di keluarkan oleh pihak SMPN 4 Genteng tersebut berbunyi “Biaya Personal” yang di bubui tanda tangan tanpa ada nama terang dan setempel dari pihak sekolah tersebut

Baca Juga:  10 Tahun Tak Tersentuh, Warga Juruan Daya Tagih Tanggung Jawab Pemkab Sumenep

Sedangkan kepala sekolah SMPN 4 Genteng Sukaryanto membenarkan bahwa kopsis (koperasi siswa) menyediakan seragam sekolah dan sifatnya tidak memaksa.

“Sedangkan untuk badan hukum kopsis sendiri masih kami ajukan dan daftarkan ,kalau ada yang bilang kami memaksa njenengan suruh kesini mas “tak Jak gelut ” tuturnya dalam bahasa Jawa, Kamis(19/6/25).

Dugaan pungutan ini seperti sudah menjadi tradisi di SMPN 4 Genteng setiap tahunya selalu mengeluarkan kwitansi pembelian.

Baca Juga:  Istighosah dan Doa Bersama Jadi Cara Warga Binaan Lapas Banyuwangi Sambut Puncak HBP ke-61

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno, S.Pd., M.M..di konfirmasi melalui WA(WhatsApp) Terkait adanya penarikan dana personal “Tidak boleh” jawabnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru