BeritaPeristiwa

Dugaan Seperti Menjadi Tradisi Setiap Tahun SMPN 4 Genteng Mengeluarkan Kwitansi Pembelian

338
FOTO: SMPN 4 Genteng Banyuwangi, @by_News9.id
FOTO: SMPN 4 Genteng Banyuwangi, @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Seperti sudah menjamur dn menjadi tradisi yang terjadi di SMPN 4 Genteng Banyuwangi, setiap penerimaan siswa baru selalu mengeluarkan kwitansi pembelian seragam sekolah.

Ini menjadi perbincangan masyarakat di mana sudah banyak sekali medsos(media sosial) memberitahukan atau memberitakan bahwa pihak sekolah tidak boleh atau memaksa untuk calon siswa baru membeli seragam di sekolah.

Namun berbeda di SMPN 4 Genteng setiap tahun ajaran baru selalu mengeluarkan kwitansi untuk pembelian seragam sekolah.

“Anak saya di suruh beli seragam di sekolah mas,dan wajib,total keseluruhan sebesar Rp.1.550.000 namun saya baru bisa menyicil uang Rp.1.000.000,Berarti selama ini yang informasi di medsos-medsos itu tidak benar ya mas,” tuturnya saat di temui media ini salah satu calon wali murid sebut saja (Mawar) dengan polos.

Di dalam kwitansi yang di keluarkan oleh pihak SMPN 4 Genteng tersebut berbunyi “Biaya Personal” yang di bubui tanda tangan tanpa ada nama terang dan setempel dari pihak sekolah tersebut

Sedangkan kepala sekolah SMPN 4 Genteng Sukaryanto membenarkan bahwa kopsis (koperasi siswa) menyediakan seragam sekolah dan sifatnya tidak memaksa.

“Sedangkan untuk badan hukum kopsis sendiri masih kami ajukan dan daftarkan ,kalau ada yang bilang kami memaksa njenengan suruh kesini mas “tak Jak gelut ” tuturnya dalam bahasa Jawa, Kamis(19/6/25).

Dugaan pungutan ini seperti sudah menjadi tradisi di SMPN 4 Genteng setiap tahunya selalu mengeluarkan kwitansi pembelian.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno, S.Pd., M.M..di konfirmasi melalui WA(WhatsApp) Terkait adanya penarikan dana personal “Tidak boleh” jawabnya. ***

Exit mobile version