BeritaEkonomi

Gebrakan Digitalisasi Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Gandeng Bank Muamalat

608
×

Gebrakan Digitalisasi Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Gandeng Bank Muamalat

Sebarkan artikel ini
Gebrakan Digitalisasi Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Gandeng Bank Muamalat
FOTO: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) BPRS Bhakti Sumekar dengan Bank Muamalat Indonesia. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Langkah berani kembali ditorehkan Bank BPRS Bhakti Sumekar.

Lembaga keuangan kebanggaan masyarakat Sumenep itu resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Muamalat Indonesia dalam upaya memperkuat layanan digital perbankan syariah di daerah.

Penandatanganan kerja sama strategis tersebut digelar bersamaan dengan kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah, Selasa (22/10/2025).

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut berfokus pada dua inovasi utama yaitu implementasi QRIS Virtual Account (VA) dan Debit Co-Branding Visa.

“Dua poin penting dari kolaborasi ini adalah QRIS Virtual Account dan Debit Co-Branding. Harapannya, langkah ini menjadi yang pertama diimplementasikan oleh BPRS di Indonesia,” ujar Fajar optimistis.

Melalui sistem QRIS Virtual Account, nasabah BPRS dapat bertransaksi secara real-time tanpa perlu membuka rekening di Bank Muamalat.

Pembayaran bisa dilakukan lewat berbagai aplikasi seperti GoPay, LinkAja, hingga transfer antarbank langsung ke rekening BPRS Bhakti Sumekar.

Sementara itu, Debit Co-Branding Visa menjadi terobosan lain yang memungkinkan nasabah bertransaksi di dalam maupun luar negeri tanpa batasan jaringan ATM internal.

“Ini langkah strategis agar layanan BPRS bisa menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk di wilayah kepulauan,” tegas Fajar.

Tidak berhenti di situ, BPRS Bhakti Sumekar kini juga tengah menunggu hasil pengujian perizinan PJP Kategori 1 dari Bank Indonesia.

Status tersebut akan memperkuat infrastruktur pembayaran digital dan meningkatkan daya saing BPRS di industri keuangan syariah nasional.

Di sisi lain, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang hadir dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi tinggi atas terobosan BPRS Bhakti Sumekar.

Ia menilai kerja sama tersebut selaras dengan visi pemerintah daerah dalam memperluas inklusi keuangan dan mempercepat efisiensi layanan publik.

“Digitalisasi layanan perbankan bukan lagi pilihan, tapi keharusan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi,” tandas Fauzi. ***

Tinggalkan Balasan

>