BeritaPendidikan

Hari Pertama Sekolah, Disdik Sumenep Tekankan Disiplin dan Spiritualitas

111
×

Hari Pertama Sekolah, Disdik Sumenep Tekankan Disiplin dan Spiritualitas

Sebarkan artikel ini
Hari Pertama Sekolah, Disdik Sumenep Tekankan Disiplin dan Spiritualitas
FOTO: (isitimewa) Moh. Iksan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep memastikan kesiapan menyambut hari pertama masuk sekolah yang dijadwalkan pada 30 Maret 2026.

Seluruh satuan pendidikan diminta melakukan persiapan maksimal agar proses pembelajaran berjalan optimal sejak hari pertama.

Kesiapan tersebut meliputi tenaga pendidik, peserta didik, hingga sarana dan prasarana penunjang.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, menegaskan bahwa seluruh sekolah telah diarahkan untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh.

“Pada hari pertama masuk sekolah, para pendidik diharapkan langsung aktif memberikan pembelajaran sekaligus membimbing siswa agar kembali beradaptasi dengan lingkungan sekolah,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, momentum awal masuk sekolah menjadi fase penting untuk mengembalikan ritme belajar siswa setelah libur panjang.

Karena itu, kesiapan mental peserta didik juga menjadi perhatian utama.

Sebagai pembuka, kegiatan hari pertama akan diawali dengan upacara bendera guna menanamkan kedisiplinan.

Selain itu, sekolah juga dianjurkan menggelar halal bihalal untuk mempererat hubungan antar warga sekolah.

“Halal bihalal penting untuk membangun kebersamaan pasca hari raya. Tidak hanya itu, sekolah juga didorong melaksanakan kegiatan keagamaan seperti salat bersama untuk memperkuat nilai spiritual siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, keseimbangan antara pendidikan akademik dan pembentukan karakter menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan.

Lebih lanjut, Iksan meminta para guru berperan aktif dalam memotivasi siswa agar kembali bersemangat mengikuti pembelajaran.

“Guru harus mampu menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, sehingga siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar,” katanya.

Motivasi tersebut dinilai krusial dalam mengembalikan fokus siswa terhadap kegiatan akademik.

Disdik juga mendorong sekolah menyiapkan program penguatan kompetensi secara terarah, termasuk peningkatan kemampuan dasar siswa dan strategi pembelajaran yang efektif.

Selain itu, sekolah diminta mempersiapkan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik agar siswa siap menghadapi evaluasi pendidikan secara maksimal.

“Penguatan kompetensi ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing siswa, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tegasnya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Dinas Pendidikan optimistis seluruh sekolah di Kabupaten Sumenep mampu menjalankan proses pendidikan secara optimal dan berkelanjutan.

“Persiapan yang matang akan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di Sumenep ke depan,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

>