BeritaBudayaDaerah

Ibnu Hajar Tuturkan Sekilas Sejarah dan Makna “Ngopeni Songennep” di Hari Jadi ke-756

181
×

Ibnu Hajar Tuturkan Sekilas Sejarah dan Makna “Ngopeni Songennep” di Hari Jadi ke-756

Sebarkan artikel ini
Ibnu Hajar Tuturkan Sekilas Sejarah dan Makna “Ngopeni Songennep” di Hari Jadi ke-756
FOTO: Ibnu Hajar, Budayawan Sumenep, @by_News9.id/mediacenter

SUMENEP, NEWS9 – Suasana khidmat menyelimuti apel kolosal peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep yang digelar Pemkab Sumenep.

Dalam momen penuh makna itu, budayawan Ibnu Hajar, membacakan sekilas sejarah Hari Jadi Sumenep, menuturkan perjalanan panjang Sumenep dari masa kerajaan hingga menjadi kabupaten modern yang berpijak pada pelayanan publik, inovasi, dan budaya.

Pembacaan sekilas babad tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan identitas daerah.

Ibnu Hajar menggambarkan Sumenep sebagai tanah yang diwarisi kebijaksanaan leluhur, namun terus bergerak menuju masa depan yang lebih berdaya saing dan berkarakter.

Apel kolosal ditutup dengan penyerahan Satya Lencana Karya kepada sejumlah ASN berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memperkuat birokrasi dan pelayanan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., mewakili Pemerintah Kabupaten.

Dengan mengusung tema “Ngopeni Songennep” untuk Hari Jadi Kabupaten Sumenep dan “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh” untuk Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Perayaan kali ini menjadi refleksi semangat gotong royong dan komitmen bersama membangun daerah.

Lebih dari sekadar perayaan, momentum tersebut menegaskan bahwa Sumenep bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menulis babak baru sebagai kabupaten yang berbudaya, berintegritas, dan tumbuh bersama rakyatnya. ***

Tinggalkan Balasan

>