Kabupaten Sampang Dipercaya Jadi Lokasi Pemusnahan 23 Kilogram Narkoba Oleh BNNP Jatim

- Redaksi

Selasa, 29 April 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: H. Slamet Junaidi Bupati Sampang Saat hendak Musnahkan Barang Bukti Narkoba melalui mesin incinerator di pondapa Trunojoya. @by_News9.id

Foto: H. Slamet Junaidi Bupati Sampang Saat hendak Musnahkan Barang Bukti Narkoba melalui mesin incinerator di pondapa Trunojoya. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Kabupaten Sampang, Madura, kembali mencatatkan prestasi penting dalam upaya pemberantasan narkoba. Pada Selasa (29/4/25).

Sampang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan pemusnahan barang bukti (BB) narkotika oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur.

Bertempat di Pendapa Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma, acara ini memusnahkan 15 kilogram sabu dan 8 kilogram ganja yang merupakan hasil pengungkapan kasus selama satu tahun terakhir.

Selain pemusnahan, turut digelar pula Deklarasi Anti Narkoba yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Ketua DPRD Sampang, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta kepala desa se-Kabupaten Sampang.

Baca Juga:  Lantik Kenaikan Pangkat 6 Pegawai, Kalapas Banyuwangi: Maknai dengan Peningkatan Kinerja

Hadir pula Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI Kombes Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sampang, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan, pemuda, dan tokoh agama.

Menariknya, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Purnomo, seorang anggota kepolisian yang dikenal aktif di media sosial karena kepeduliannya terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan mendirikan tempat rehabilitasi.

Dalam sambutannya, Bupati Sampang mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai lokasi pemusnahan barang bukti narkoba.

Baca Juga:  Dinilai Cacat Prosedur, ALIBATA Protes Proses Pergantian Pj Kades di Banyuates, Begini Kata Plt DPMD Terkait Pilkades

Ia mengakui bahwa Kabupaten Sampang masih menghadapi tantangan serius terkait peredaran narkotika.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting sekaligus cambuk bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk terus berupaya memutus rantai peredaran narkoba serta meningkatkan kesadaran akan bahaya laten narkotika,” ujar Bupati Slamet Junaidi.

Ia pun menyampaikan harapan besar agar ke depan Kabupaten Sampang dapat terbebas dari narkoba dan keluar dari catatan sebagai salah satu wilayah dengan tingkat peredaran yang cukup tinggi.

Sebelum proses pemusnahan melalui mesin incinerator dilakukan, sejumlah perwakilan masyarakat turut menyaksikan dan menguji keaslian barang bukti.

Baca Juga:  Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil

Penandatanganan deklarasi bersama juga menjadi bagian dari rangkaian acara tersebut.

Usai kegiatan, Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono menjelaskan bahwa pemilihan Sampang sebagai lokasi pemusnahan tidak lepas dari tingkat peredaran narkotika yang tergolong tinggi di wilayah Madura.

“Sebagian besar barang bukti yang diamankan BNNP Jawa Timur berasal dari jalur distribusi yang mengarah ke wilayah Madura, termasuk Kabupaten Sampang,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam melawan ancaman narkotika di tingkat lokal dan regional. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Bagikan Bendera Merah Putih ke ASN
TIHT 2026 Naik, Bupati Sumenep Perkuat Sinergi Petani dan Industri Rokok
Bupati Fauzi dan Wabup Imam Hasyim Semarakan HUT ke-81 RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB