SUMENEP, NEWS9 – Sebuah insiden menegangkan terjadi di Pelabuhan Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, ketika Kapal Motor (KM) Pesawat III kandas parah saat hendak menyeberang ke Pulau Gili Genting, Kamis (12/6/2025) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapten KM Pesawat III, Sahidi, mengungkapkan kapal mengalami kandas pada bagian belakang karena air laut yang surut cukup drastis.
“Saat itu bagian belakang kapal kandas, sehingga membuat badan kapal berbelok. Kebetulan ombak juga cukup besar,” jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/6/2025).
Diterjang ombak dan tak bisa bergerak, kapal mulai terisi air laut hingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan pelayaran.
“Akhirnya kapal tidak bisa melanjutkan perjalanan karena air terlalu banyak masuk ke dalam,” tambah Sahidi.
Beruntung, warga sekitar segera turun tangan. Mereka bahu-membahu mengevakuasi seluruh penumpang dan barang muatan dari kapal tersebut.
“Ada sembilan sepeda motor, belasan penumpang yang semuanya basah kuyup, dan juga sejumlah muatan barang dagangan (belijjeh). Proses evakuasi baru selesai sekitar pukul 12 malam,” terang Sahidi.
Ketua Paguyuban Kapal Motor Desa Bringsang, Sutrisno, menyoroti kondisi dermaga di Pelabuhan Tanjung yang dinilai kurang memadai untuk aktivitas penyeberangan.
“Dermaganya agak sempit. Saya rasa perlu dibangun lebih panjang lagi. Apalagi kalau sore hari air sering surut, membuat kapal kesulitan untuk bersandar atau berangkat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para nahkoda dan kru kapal untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi pasang surut yang tidak menentu.
“Saat air mulai surut, sebaiknya segera bersiap dan berangkat lebih awal agar tidak terjebak seperti ini lagi,” imbuhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, kondisi KM Pesawat III masih penuh dengan air laut dan ditaksir kerugian materil puluhan juta rupiah. ***












