SUMENEP, News9 – Tidak bisa dipungkiri, sosok Kyai Imam Hasyim menjadi kunci kemenangan pasangan FaHam dalam kontestasi politik tahun ini.
Hal itu kembali mengingatkan kita pada pernyataan Mas Sulaisi Abdurrozak dalam debat terbuka di Hotel El Malik, yang menyampaikan pentingnya sosok figur pemimpin dalam sebuah perjuangan politik.
Hari ini, kemenangan pasangan FaHam menjadi bukti nyata bagaimana keputusan strategis menggandeng Kyai Imam Hasyim membawa hasil signifikan.
Bayangkan seandainya Pak Fauzi tidak memilih Kyai Imam sebagai pendampingnya, mungkin PDIP akan menghadapi nasib serupa seperti kekalahan di beberapa daerah, seperti Pamekasan, Jawa Tengah, Sumut, dan lainnya.
Di Jakarta, peran tokoh kunci seperti Anies memainkan peranan besar, sama halnya dengan Sumenep yang sukses berkat kehadiran Kyai Imam Hasyim.
Kyai Imam adalah “supir” profesional yang mampu membawa “kendaraan politik” PDIP melaju hingga ke garis finish.
Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa masyarakat saat ini lebih cerdas dalam memilih.
Mereka tidak lagi sekadar melihat partai pengusung, melainkan lebih menilai kualitas dan integritas figur yang diusung.
Sebaliknya, pasangan Final yang didukung partai kecil dan minim sumber daya juga patut diakui perjuangannya.
Namun, kekuatan figur pasangan FaHam dengan dukungan Kyai Imam tetap menjadi penentu utama.
“Ini menguatkan argumen bahwa kendaraan politik sehebat apa pun akan sulit berhasil jika tidak dikendalikan oleh pemimpin yang cakap dan berkarakter,” kata Bambang Hodawi, SH., atau biasa dikenal Biang Lala, dalam keterangannya kepada media News9.id, Kamis (28/11/2024).
Ke depan, masyarakat Sumenep bisa berharap lebih pada kepemimpinan yang berorientasi kepada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar kalkulasi politik.
Pasangan FaHam dengan Kyai Imam Hasyim harus menjadikan kemenangan ini sebagai titik awal perjuangan untuk membuktikan bahwa pilihan masyarakat tidak salah. ***













>