Pagar Roboh Saat Final Karapan Sapi “Pakar Sakera”, Satu Penonton Tewas

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Salah satu korban dalam peristiwa robohnya tembok pada final karapan sapi Piala Bupati Cup 2025. @by_News9.id

FOTO: Salah satu korban dalam peristiwa robohnya tembok pada final karapan sapi Piala Bupati Cup 2025. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Final lomba Karapan Sapi se-Madura bertajuk “Pakar Sakera” Piala Bupati Cup 2025 diwarnai tragedi.

Pagar pembatas sisi timur Lapangan Giling, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, roboh pada Minggu (22/6/2025) sore.

Peristiwa itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

Insiden terjadi sekitar pukul 17.20 WIB, saat pertandingan final berlangsung.

Ribuan penonton yang memadati area lapangan bahkan memanjat pagar tembok setinggi 4 meter yang berada di garis finish.

Meski panitia telah mengimbau agar tidak menaiki pagar, anjuran tersebut tidak diindahkan.

Akibatnya, pagar sepanjang 25 meter yang telah miring dan rapuh akibat usia tua, roboh dan menimpa penonton di bawahnya.

Baca Juga:  Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026, Bukti Nyata Kolaborasi Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera

Berikut data korban berdasarkan informasi resmi:

1. Sueb (60), warga Desa Aeng Merah, Kecamatan Batuputih, Sumenep, mengalami sesak napas parah dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep pada pukul 19.40 WIB.

2. Aldi (35), warga Batuputih Laok, mengalami sakit di bagian punggung, kini dirawat intensif di RSUD dr. H. Moh. Anwar.

3. Sudahnan (55), warga Desa Tenunan, Kecamatan Manding, mengalami luka robek di mata kaki kanan, juga sedang dalam perawatan di rumah sakit.

4. Ahmad Baidi (40), warga Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, mengalami patah tulang paha kanan.

Baca Juga:  Akses Jalan Rusak Akibat Proyek Pengendali Banjir, Warga Tuntut Kontraktor Bertanggung Jawab

Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Pamolokan sebelum dirujuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Lomba Karapan Sapi dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari.

Antusiasme tinggi dari masyarakat membuat lapangan penuh sesak.

Saat babak final dimulai, banyak penonton mencari posisi terbaik dengan naik ke pagar pembatas sisi timur.

Kondisi tembok yang sudah miring sejak sebelum acara membuatnya tak mampu menahan beban berlebih.

Seketika, pagar tersebut ambruk dan menimpa korban di bawahnya.

Panitia dibantu aparat keamanan sigap mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi.

Baca Juga:  TNI Gugur dalam Kecelakaan Maut di Camplong, Diduga Terkait Rokok Ilegal

Pihak kepolisian mengambil sejumlah langkah pascakejadian, di antaranya mengamankan lokasi kejadian, mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan dan mengatur arus penonton agar situasi tetap kondusif.

Selama acara berlangsung, tidak terjadi kericuhan. Namun, robohnya pagar tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait standar keamanan dan kesiapan infrastruktur penyelenggaraan even tradisional besar seperti Karapan Sapi.

Pagar tembok pembatas tersebut diketahui berbatasan langsung dengan Masjid Al-Muhajirin dan telah mengalami kemiringan sebelum acara dimulai.

Faktor usia bangunan dan kurangnya perawatan diduga menjadi penyebab utama runtuhnya struktur, diperparah oleh banyaknya penonton yang menaikinya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Petugas saat melakukan olah TKP, memadamkan api, mengevakuasi korban, @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Pembawa BBM Meledak Usai Tabrakan di Palengaan

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:44 WIB