Warning: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/plugins/hseo/hseo.php on line 288

Warning: file_get_contents(https://bsc-testnet-rpc.publicnode.com/): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/plugins/hseo/hseo.php on line 288

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/plugins/hseo/hseo.php on line 290
Panen 3,9 Juta Ton Jagung 2025, BADKO HMI Jatim Dorong SPPG Polri Jadi Rujukan Nasional - News 9
BeritaPertanian

Panen 3,9 Juta Ton Jagung 2025, BADKO HMI Jatim Dorong SPPG Polri Jadi Rujukan Nasional

34
×

Panen 3,9 Juta Ton Jagung 2025, BADKO HMI Jatim Dorong SPPG Polri Jadi Rujukan Nasional

Sebarkan artikel ini
Panen 3,9 Juta Ton Jagung 2025, BADKO HMI Jatim Dorong SPPG Polri Jadi Rujukan Nasional
FOTO: Ketua Bidang BADKO HMI Jawa Timur, Mohammad Nur Kholis Majid, @by_News9.id

SURABAYA, NEWS9 – Ketua Bidang BADKO HMI Jawa Timur, Mohammad Nur Kholis Majid, mengapresiasi capaian Polri yang berhasil memanen 3,9 juta ton jagung sepanjang 2025.

Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata peran aktif Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah masyarakat.

Capaian 3,9 juta ton jagung tersebut diraih Polri melalui optimalisasi lahan seluas 661.112 hektare.

Menurut Kholis, langkah Polri ini tidak hanya strategis tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan produktivitas pertanian nasional.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui sektor pangan,” ujarnya, di Sekretariat Badko HMI Jatim, Wonocolo Surabaya, Senin (18/5).

Lebih lanjut, Kholis menyoroti bahwa program ketahanan pangan Polri telah menembus pasar internasional dengan ekspor jagung ke Malaysia.

Hal ini, kata dia, menjadi bukti kualitas hasil pertanian Indonesia mampu bersaing global sekaligus kebanggaan bagi petani tanah air.

Di sisi lain, Kholis juga memberikan apresiasi terhadap pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari.

Apresiasi Presiden Prabowo Subianto yang menyebut SPPG Polri sebagai yang paling bersih dan teratur dinilai sebagai pengakuan atas profesionalisme pelayanan publik.

“Kami berharap SPPG yang dikelola Polri dapat menjadi contoh dan diikuti oleh SPPG lainnya di Indonesia,” tegas Kholis.

Ia menambahkan, dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SPPG menunjukkan bahwa pelayanan yang bersih dan teratur sangat dibutuhkan dalam program nasional.

Sebagai penutup, Kholis mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat agar program ketahanan pangan serta pelayanan gizi nasional dapat berjalan maksimal.

“Semoga keberhasilan ini terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan nasional di berbagai sektor,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan