Warning: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/plugins/hseo/hseo.php on line 288

Warning: file_get_contents(https://bsc-testnet-rpc.publicnode.com/): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/plugins/hseo/hseo.php on line 288

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/plugins/hseo/hseo.php on line 290
Pelayanan BRI Unit Ganding Dikeluhkan Nasabah - News 9
BeritaPeristiwa

Pelayanan BRI Unit Ganding Dikeluhkan Nasabah

60
×

Pelayanan BRI Unit Ganding Dikeluhkan Nasabah

Sebarkan artikel ini
Pelayanan BRI Unit Ganding Dikeluhkan Nasabah
FOTO: Kantor Bank Rakyat Indonesia Unit Kecamatan Ganding. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pelayanan Bank Rakyat Indonesia Unit Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai keluhan dari sejumlah nasabah.

Salah satu petugas bank berinisial F diduga mempersulit proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), meski nasabah mengaku telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan memiliki riwayat kredit yang bersih.

Keluhan tersebut mencuat setelah salah satu nasabah bernama Subhatun, warga Kecamatan Ganding, mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diterimanya saat mengajukan pinjaman KUR untuk kedua kalinya.

Menurutnya, pada tahun 2019 dirinya pernah menerima pinjaman KUR dan telah melunasi seluruh kewajibannya tanpa tunggakan. Namun saat kembali mengajukan pinjaman baru, prosesnya justru dinilai dipersulit.

“Dulu saya pernah pinjam KUR tahun 2019 dan alhamdulillah sudah lunas. Tapi saat mau pengajuan lagi sekarang malah dipersulit, padahal KTP saya dan suami sudah diambil untuk proses verifikasi SLIK OJK,” ujar Subhatun, Senin (18/5/2026).

Ia menilai pelayanan di BRI Unit Ganding tidak lagi mencerminkan fungsi bank rakyat yang seharusnya membantu masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal usaha.

“Seharusnya keberadaan BRI di kecamatan membantu kebutuhan masyarakat kecil. Kalau pengajuan dipersulit seperti ini, berarti bukan lagi bank rakyat, tapi bank untuk orang kaya dan koleganya saja,” tandasnya.

Sementara itu, keluhan serupa terdengar mulai ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.

Sejumlah nasabah mengaku kesulitan mendapatkan akses pinjaman KUR meski telah memiliki catatan kredit yang baik dan memenuhi syarat administrasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak petugas Bank Rakyat Indonesia saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait dugaan pelayanan yang dikeluhkan para nasabah tersebut. ***

Tinggalkan Balasan