BeritaPemerintahan

Pemkab Sumenep Pulihkan Rumah Warga Sapudi, Tahap Kedua Segera Digulirkan

197
×

Pemkab Sumenep Pulihkan Rumah Warga Sapudi, Tahap Kedua Segera Digulirkan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sumenep Pulihkan Rumah Warga Sapudi, Tahap Kedua Segera Digulirkan
FOTO: (Istimewa) Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam memulihkan kehidupan warga terdampak gempa bumi di Pulau Sapudi.

Setelah sukses menyalurkan bantuan tahap pertama bagi 106 rumah yang rusak, kini Pemkab bersiap menggelontorkan bantuan tahap kedua dalam waktu dekat.

Bantuan tahap pertama yang disalurkan pada 18 Oktober 2025 difokuskan kepada warga dengan kategori rusak sedang, berat, dan sangat berat.

Mekanisme penyaluran disesuaikan dengan tingkat kerusakan yakni rusak sedang, bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai.

Kemudian, rusak berat, sebagian menerima bantuan tunai dan sebagian lainnya rehabilitasi fisik serta rusak sangat berat, pemerintah menanggung pembangunan rumah baru sesuai ketentuan yang berlaku.

“Seluruh bantuan ini merupakan stimulan untuk meringankan beban warga terdampak gempa. Pemerintah berupaya agar masyarakat segera bisa kembali tinggal di rumah yang layak dan aman,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, Senin (20/10/2025).

Menurut Laili, bantuan tahap kedua akan disalurkan melalui mekanisme non-tunai langsung ke rekening penerima manfaat.

Langkah tersebut diambil untuk menjamin transparansi dan akurasi data penerima.

“Bantuan tahap dua sudah disiapkan bagi warga yang dokumennya lengkap. Prinsip kami: cepat, tepat, dan transparan. Begitu berkas valid, dana langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima,” tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan tahap kedua itu berasal dari APBD Kabupaten Sumenep Tahun 2025, melalui pos belanja tidak terduga, serta dukungan partisipasi dunia usaha dan masyarakat.

Laili yang juga mantan Kasatpol PP itu menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya sebatas memperbaiki bangunan yang rusak, namun juga menghidupkan kembali semangat dan produktivitas warga.

“Kami ingin warga terdampak segera bisa beraktivitas kembali dengan aman dan nyaman. Pemulihan ini menyangkut kehidupan, bukan sekadar dinding dan atap rumah,” tambahnya.

Keberhasilan penyaluran tahap pertama, lanjut Laili, tidak lepas dari sinergi lintas sektor yaitu pemerintah daerah, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat bersama-sama turun tangan membantu warga Sapudi.

“Banyak pihak ikut berperan mulai dari Pemprov Jatim, Baznas, pengusaha rokok, pengusaha properti, paguyuban warga Madura di Papua, hingga pengusaha tambak. Ini bukti bahwa kepedulian sosial di Sumenep masih sangat kuat,” ungkapnya.

Laili berpesan agar masyarakat memanfaatkan bantuan yang diterima untuk memperbaiki rumah dan menata kehidupan yang lebih baik.

“Gotong royong dan solidaritas sosial adalah modal utama kita untuk bangkit. Bantuan ini bukan sekadar materi, tapi simbol harapan baru bagi warga Sapudi,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

>