Penebangan Pohon di Taman Adipura Picu Amarah Publik, Pemkab Sumenep Harus Bertanggungjawab

- Redaktur

Rabu, 19 November 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Penebangan mendadak sebuah pohon rindang di Taman Adipura. @by_News9.id

FOTO: Penebangan mendadak sebuah pohon rindang di Taman Adipura. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Gelombang kritik terhadap Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menguat setelah seorang warga, Dewi Syarmila, melayangkan surat terbuka terkait penebangan mendadak sebuah pohon rindang di Taman Adipura.

Penebangan itu disebut dilakukan hanya karena akar pohon dianggap mengganggu paving, tanpa adanya upaya mencari solusi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Dalam suratnya, Dewi warga asal Sumenep yang kini berdomisili di Surabaya menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap tindakan yang dinilainya tidak bijak dan merugikan lingkungan kota.

Dewi menilai pohon rindang di Taman Adipura bukan sekadar elemen estetika, melainkan aset ekologis yang memberi keteduhan, menyerap karbon, serta menjaga keseimbangan ekosistem kawasan pusat kota.

Baca Juga:  Petugas PT Garam Diduga Halangi Tugas Wartawan Saat Aksi Pemuda di Sampang

Dia menyayangkan keputusan penebangan yang dilakukan tanpa alasan mendesak dan tanpa mempertimbangkan opsi penyelamatan.

“Pohon tersebut bisa diselamatkan. Paving bisa digeser, akar bisa ditangani. Ada banyak cara tanpa harus menebangnya,” tulis Dewi dalam surat yang diterima News9.id, Rabu (19/11/2025).

Dalam poin kritiknya, Dewi menegaskan bahwa perlindungan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Baca Juga:  Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Periode 1 Juli 2025 di Polres Lamongan

Ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak anti pembangunan, namun pembangunan harus berkelanjutan dan tidak merusak alam.

Dirinya meminta Pemkab Sumenep lebih transparan, melibatkan ahli, dan membuka ruang partisipasi publik sebelum mengambil kebijakan yang berdampak besar bagi ruang hijau kota.

Melalui surat itu, Dewi mendesak pemerintah daerah untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas penebangan pohon di ruang publik dan melakukan audit lingkungan secara terbuka dengan melibatkan warga dan para ahli.

Selain itu, lanjut Dewi, Pemda juga menerapkan kebijakan yang benar-benar melindungi pohon kota dan memilih solusi ramah lingkungan dalam setiap proyek pembangunan.

Baca Juga:  Ancaman Pemutusan Kontrak! 191 Non ASN di Lumajang Terjebak Regulasi dan Anggaran

Surat terbuka tersebut kini mulai mendapat respons dari berbagai kalangan pemerhati lingkungan serta warga Sumenep yang merasa ruang hijau kota semakin tergerus tanpa kajian komprehensif.

“Saya berharap ini menjadi alarm bagi pemerintah daerah agar lebih serius dalam mengelola ruang publik, khususnya dalam menjaga pohon-pohon yang selama ini menjadi penopang kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Farid Azziyadi, Aktivis pemerhati petani. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:59 WIB

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB