BANYUWANGI, NEWS9 – Warga Dusun Tapak Lembu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, digegerkan dengan peristiwa dugaan pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan pada Minggu (9/8/2026).
Korban diketahui bernama Yuni Khomsiyah, warga Dusun Krajan, RT 001 RW 004, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah yang diketahui merupakan tempat tinggal pasangannya di Dusun Tapak Lembu, Desa Temuasri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, lokasi kejadian perkara (TKP) berada di rumah seorang pria bernama Supriadi, warga Dusun Krajan, RT 004 RW 006, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu.
Pria tersebut kini telah diamankan aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sejumlah warga mengaku sempat mendengar keributan dari dalam rumah sebelum peristiwa tersebut terjadi. Namun, mereka tidak menyangka insiden itu berakhir dengan meninggalnya korban.
Korban dan pria yang diamankan diketahui memiliki hubungan sebagai pasangan suami istri siri.
Menurut keterangan warga setempat, keduanya juga baru saja pulang dari Bali sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
“Baru pulang dari Bali bersama beberapa hari lalu,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga juga menyebut hubungan keduanya kerap diwarnai pertengkaran. Bahkan, menurut beberapa warga, terduga pelaku beberapa kali terlibat cekcok dengan anggota keluarga hingga berujung adu fisik.
Hingga saat ini, anggota Polresta Banyuwangi bersama jajaran kepolisian masih melakukan pendalaman kasus.
Tim Identifikasi Forensik (Inafis) terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti guna mengungkap kronologi serta motif kejadian.
Informasi yang diperoleh dari lokasi menyebutkan korban diduga tewas akibat serangan menggunakan sebilah pisau.
Pisau yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut telah diamankan polisi sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Al-Huda Genteng guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Supriadi masih berada dalam pengamanan aparat kepolisian untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.
Sampai berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai motif, kronologi lengkap kejadian, maupun hasil pemeriksaan awal terhadap terduga pelaku.
Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara terang kasus yang menghebohkan warga Temuasri tersebut. ***
Penulis : Guntoro
Editor : Seno CS









