BeritaHukrim

Polisi Dalami Penembakan dan Alat Hisap Narkotika di Robatal Sampang

47
×

Polisi Dalami Penembakan dan Alat Hisap Narkotika di Robatal Sampang

Sebarkan artikel ini
Polisi Dalami Penembakan dan Alat Hisap Narkotika di Robatal Sampang
FOTO: Barang bukti berupa sejumlah alah hisap yang diamankan Polisi. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Seorang warga bernama Ahmad Yulianto menjadi korban penembakan senjata api di Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Sabtu (6/6) pukul 18.00 WIB.

Peristiwa ini tak hanya menyisakan luka tembak di tumit kaki kiri korban, tetapi juga membawa kepolisian pada dugaan baru, keterkaitan terduga pelaku inisial GF dengan peredaran narkotika.

Korban kini menjalani perawatan di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Sementara itu, hingga Senin (8/6), pelaku GF masih dalam pengejaran Satreskrim Polres Sampang.

Pengembangan kasus mengungkap fakta tambahan. Saat menggerebek rumah GF, petugas mengamankan sejumlah alat hisap (bong) yang diduga untuk mengonsumsi narkotika.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.

“Menurut petugas yang olah TKP di rumah terduga pelaku, benar ditemukan diduga alat hisap. Namun hal itu akan dilidik selain penganiayaan diduga menggunakan senpi dan keberadaan alat tersebut,” ujar AKP Eko kepada News9.id, Senin (8/6).

Seorang sumber terpercaya juga menyebut GF telah lama dikenal warga sekitar sebagai sosok yang diduga terlibat peredaran narkotika.

“Kalau di kampungnya memang banyak yang mengenalnya seperti itu. Sudah cukup lama menjadi pembicaraan warga,” ungkap sumber tersebut.di kutib dari Salsabila, Minggu (7/6).

Dijelaskan meski temuan alat hisap telah diamankan, kepolisian belum menyimpulkan adanya tindak pidana narkotika.

Seluruh informasi masih dalam pendalaman. Polisi juga mengamankan satu proyektil peluru di lokasi kejadian, namun jenis senjata api yang digunakan masih diselidiki.

“Petugas masih dalam pencarian pelaku. Masih perlu keterangan saksi yang menguatkan terhadap terduga pelaku,” jelas AKP Eko.

Motif penembakan, asal-usul senjata, serta kemungkinan tindak pidana lain terus dikembangkan Satreskrim Polres Sampang. ***

Tinggalkan Balasan

2