MADIUN, NEWS9 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, RSUD Caruban kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan khitan massal yang digelar di RSUD Caruban, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan sosial dan kesehatan tersebut diikuti oleh sekitar 100 anak yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Madiun, meliputi Kecamatan Mejayan, Saradan, Pilangkenceng, Wonoasri, Sawahan, Gemarang, dan Balerejo.
Antusiasme masyarakat yang tinggi mencerminkan kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan RSUD Caruban sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah daerah dalam menjangkau kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dalam laporannya, Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, M.Kes., menyampaikan bahwa seluruh peserta khitan massal mendapatkan berbagai fasilitas pendukung berupa seperangkat baju muslim, sarung, baju koko, kopiah, serta uang saku.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian, motivasi, dan dukungan kepada anak-anak yang mengikuti proses khitan.
Menurutnya, kegiatan khitan massal tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan kesehatan preventif dan promotif, tetapi juga merupakan implementasi kepedulian sosial rumah sakit terhadap masyarakat.
Program ini sekaligus mendukung arah pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sebagaimana tertuang dalam kebijakan pembangunan dan target Anggaran Pendapatan Daerah Tahun 2026.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya peningkatan derajat kesehatan anak sebagai generasi penerus pembangunan Kabupaten Madiun,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Madiun yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, Sujiono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan khitan massal sengaja dijadwalkan pada masa libur sekolah agar tidak mengganggu kegiatan belajar para peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Sujiono mengungkapkan bahwa program khitan massal tahun 2026 menargetkan sebanyak 306 anak di seluruh Kabupaten Madiun.
Menurutnya, khitan memiliki manfaat yang sangat penting, baik dari aspek kesehatan maupun keagamaan.
Dari sisi medis, khitan berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi serta membantu mencegah berbagai risiko penyakit.
Sementara dari sisi religius, khitan merupakan bagian dari pelaksanaan syariat Islam yang memiliki nilai ibadah.
“Khitan bukan hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga mengandung nilai spiritual bagi umat Muslim. Oleh karena itu, program ini menjadi investasi penting dalam membentuk generasi yang sehat secara fisik maupun spiritual,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, program khitan massal diharapkan mampu melahirkan generasi Kabupaten Madiun yang sehat, tangguh, berkualitas, dan berdaya saing.
Kegiatan ini menjadi cerminan sinergi yang kuat antara pelayanan kesehatan dan pembangunan sosial masyarakat.
Melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga, RSUD Caruban terus memperkuat perannya sebagai institusi kesehatan yang tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang sehat, sejahtera, dan berkemajuan. ***









