BeritaPeristiwa

Rumah Petani di Batuputih Meledak Diduga, Dua Warga Luka-Luka

68
×

Rumah Petani di Batuputih Meledak Diduga, Dua Warga Luka-Luka

Sebarkan artikel ini
Rumah Petani di Batuputih Meledak Diduga, Dua Warga Luka-Luka
FOTO: Kapolres didampingi Kabag SDM Kompol Widiarti, Kasat Intel AKP Nurul Komar, Kapolsek Batuputih AKP Abu Mahdura, Danramil Batuputih Letda Inf Santoso,di TKP ledakan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ledakan keras yang diduga berasal dari mercon rakitan mengguncang Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah warga rusak berat dan dua orang mengalami luka-luka.

Rumah yang terdampak diketahui milik Pusadin (45), seorang petani setempat.

Ledakan menghancurkan bagian kamar hingga tembok jebol, sementara teras rumah dilaporkan runtuh akibat kuatnya tekanan ledakan.

Dua orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Ainul Yakin (37) mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh serta luka robek di bagian kepala.

Sementara Imroatus Shalihah (30) mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah warga, ledakan diduga kuat berasal dari bahan mercon yang dirakit secara manual.

Tim Inafis Polres Sumenep menemukan sejumlah barang bukti di lokasi, yakni botol plastik bekas air mineral, potongan kertas yang digulung untuk mercon, serta gulungan lakban atau isolasi yang diduga digunakan untuk merakit bahan peledak tersebut.

Sekitar pukul 09.40 WIB, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan TKP sekaligus memastikan proses penanganan korban dan penyelidikan berjalan optimal.

Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak rakitan sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Peristiwa ledakan di Dusun Pajung ini diduga kuat disebabkan oleh bahan mercon rakitan. Ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar tidak membuat, menyimpan, maupun menggunakan bahan peledak karena sangat membahayakan keselamatan,” tegas AKBP Anang Hardiyanto.

Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres didampingi Kabag SDM Kompol Widiarti, Kasat Intel AKP Nurul Komar, Kapolsek Batuputih AKP Abu Mahdura, Danramil Batuputih Letda Inf Santoso, serta unsur Muspika Kecamatan Batuputih.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak merakit ataupun bermain mercon, terutama menjelang momentum tertentu yang kerap memicu penggunaan bahan peledak rakitan di tengah masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

>