BeritaPolitik

Saya Harus Mendukung Pak Fauzi Membangun Sumenep

501
×

Saya Harus Mendukung Pak Fauzi Membangun Sumenep

Sebarkan artikel ini
Foto: Calon Bupati Sumenep terpilih, Dr. H. Achmas Fauzi Wongsojudo, SH., MH. @by_News9.id
Foto: Calon Bupati Sumenep terpilih, Dr. H. Achmas Fauzi Wongsojudo, SH., MH. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Siapa yang tidak tahu membangun suatu daerah atau negara itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Begitu juga soal persaingan politik di era liberal saat ini, meskipun hanya “Permainan dan Kompetisi“, tetap dibutuhkan kecerdasan, kematangan dan penguasaan disemua aspek.

Seliberal apapun sistemnya, suatu daerah tetap memiliki kultur atau budaya yang bisa tidak bisa harus kita ikuti, atau paling tidak cukup beradaptasi sebagai pintu masuk dalam gerakan apapun.

Contohnya: Beradaptasi dengan budaya ketimuran dalam segala hal termasuk dunia politik dengan meminta restu para sepuh setempat seperti orang tua atau paman.

Siapa yang tidak tahu sepak terjangnya ke-2 pamanku itu dalam memegang prinsib soal politik?

Meskipun demikian, bukan berarti beliau berdua bersikap otoriter.

Beliau ternyata salah satu warga Ganding yang moderat.

Tidak memaksakan pendapatnya dalam bersikap dan berpolitik praktis.

Suatu saat, Nom Zarnaji bertanya: Ri, bagaimana perkembangan politik pilkada?

Saya jawab: Tetap unggul calon yang didukung partai koalisi, Nom.

Lalu beliau bertanya: “Bekna kan mendukung pak Fauzi (Kamu kan mendukung pak Fauzi)?

“Ya, Nom. Tapi saya pendukung pasif. Tak nyareh oreng (cari orang). Paling gun ngopi-ngopi diwarungnya Basit (mungkin hanya ngopi-ngopi di warung Basit),” jawabku.

Yang tidak ku sangka-sangka, ternyata komentarnya beliau justru mendorongku agar aku lebih aktif dalam berpolitik.

Padahal beliau adalah pendukung 01 dan santrinya KH. Waris Ilyas Guluk-Guluk.

“Kamu harus bergerak, apalagi kamu dipercaya bupati. Jangan setengah-setengah dalam berpolitik. Yang penting kamu harus menghormati perbedaan itu sendiri,” tuturnya.

Beda lagi dengan Nom Ramli saat main ke rumah setelah ngetap oli sepeda motornya.

Beliau juga termasuk salah satu pamanku yang unik.

Sekitar H-2 menjelang pilkada, langsung masuk ke rumah mulai pagi sampai menjelang dzuhur.

Saat menyinggung pilkada, beliau berkata:

Mon (kalau) saya mendukung calon yang miskin, apalagi niatnya bagus. Ri.

Dengan gayanya yang khas dan penuh tawa, rasanya betah jika ngobrol dan diskusi bersamanya meskipun duduk berjam-jam.

Dengan dasar dan alasan yang menurutnya kuat, beliau menjelaskan sampai urusan politik pilkadapun ditarik ke ranah tauhid. Hebat bukan?

Baru setelah itu aku menjelaskan alasanku mendukung pak Fauzi atau paslon nomor urut 02.

“Begini nom. Saya ini sangat mengenal ke-2 pasangan calon. Tapi saya memutuskan mendukung pak Fauzi jika didasarkan pada politik rasional karena peluang menangnya sangat besar. Yang ke-2, saya ini sangat familier dengan beliau. Beliau selama ini sering ku kritik habis, tapi pak Fauzi menanggapi dengan senyuman. Dan yang paling memikat hatiku adalah semua usulanku terkait kepentingan orang banyak, selalu disetujui bahkan persetujun itu ada yang dituangkan dalam bentuk keputusan, seperti peraturan bupati,” jelasku.

Yang ke-3, alasanku mendukung pak Fauzi juga didasarkan atas kesepakatan bersama dengan perwakilan petani se-kabupaten Sumenep.

Jadi bukan semata-mata keinginan yang bersifat pribadi atau yang lainnya. Begitu Nom. Paparku lebih lanjut.

Nom Ramli pun senyum-senyum mendengar penjelasanku sampai tiba waktunya beliau pulang.

Intinya, Ayo kita bangun Sumenep Bersama-sama !!!

Tinggalkan Balasan

>