SUMENEP, NEWS9 – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep akan resmi berakhir pada Agustus 2025.
Menghangatnya kursi birokrasi tertinggi di lingkup Pemkab kini mulai memunculkan sepuluh nama pejabat potensial yang dinilai layak menggantikan Ir. Edy Rasyadi, M.Si.
Dari sepuluh pejabat yang masuk dalam radar, nama Ir. Eri Susanto, M.Si., Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), berada di urutan teratas.
Selain itu, muncul pula nama Arif Firmanto (Kepala Bappeda), Agus Dwi Syahputra (Kepala Dinas Pendidikan), Chairul Rasyid (Kepala DKPP), Abd. Rahman Riadi (Kepala BPPT), dan Rudi Yuyianto (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan).
Lima nama lainnya adalah Ferdiansyah Tetrajaya (Asisten Sekkab), Moh. Ramli (Kepala Diskop UKM dan Perindag), Moh. Iksan (Kepala Disbudporapar), serta Ach. Dzulkarnaen (Kepala Bakesbangpol).
Pemerhati birokrasi, Ach. Supyadi, S.H., M.H., menilai seluruh nama tersebut memiliki peluang yang sama.
“Dari sisi administrasi dan pengalaman, mereka bisa mendaftar. Mereka adalah figur-figur yang sudah matang secara birokrasi, meniti karier dari bawah, dan punya pengalaman memimpin lebih dari satu OPD,” ujarnya kepada News9.id, Jumat (20/6/2025).
Senada, aktivis Laki, Bagus Junaidi, menekankan pentingnya integritas dan kompetensi dalam proses seleksi Sekda.
“Ada mekanisme asesmen yang akan menjadi barometer. Masyarakat juga bisa ikut memberikan masukan agar proses ini berjalan transparan dan menghasilkan pemimpin yang terbaik,” ucapnya.
Bagus juga mengingatkan pentingnya pengawasan publik dalam proses lelang jabatan Sekda tersebut.
“Mari kawal bersama proses ini demi kepemimpinan birokrasi yang bersih dan profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Sekda saat ini, Ir. Edy Rasyadi, memilih untuk bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya kepada panitia seleksi.
“Saya siap memasuki masa pensiun dengan tenang. Selanjutnya, saya ingin fokus ke usaha dan kegiatan sosial,” ungkap Edy dengan senyum tenang.
Proses lelang jabatan Sekda Sumenep akan segera digelar.
Publik menanti siapa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan strategis di balik layar roda pemerintahan Kabupaten Sumenep. ***













>