Si “Diam” VS Si “Vocalis”

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Aries Widojoko, S.Kom. M.M. CPM - Praktisi, pengajar media Radio & SDM. @by_News9.id

FOTO: Aries Widojoko, S.Kom. M.M. CPM - Praktisi, pengajar media Radio & SDM. @by_News9.id

OPININEWS9 – “Gak banyak komen komen (seperti sombong atau anti sosial) tapi pasti beres semua tugasnya”, atau “sering komen positif, pintar, komunikasinya menarik tapi kerjaanya belum tentu menghasilkan”.

Anda mau mana atau yang seperti yang mana ??

Kawan, mengelola berbagai tipe kepribadian adalah tantangan utama yang sangat menarik.

Kali ini saya ajak anda ketemu 2 karakter yang sering ditemui adalah individu yang berorientasi pada hasil (ekstrovert dalam tindakan, bukan kata-kata) dan lainnya adalah individu yang berorientasi pada wacana (ekstrovert dalam komunikasi, namun minim hasil nyata).

Memahami dinamika psikologis di balik kedua tipe ini sangat penting dan menarik, khususnya untuk pemilihan, penempatan sampai kinerja yang efektif. Ini sedikit uraian saya.

Baca Juga:  Birokrat Sunyi di Tengah Riuh Ambisi

Mari kita temui Si “Diam“.

Dia tidak banyak bicara namun pekerjaannya berhasil, sering kali menunjukkan ciri-ciri kepribadian introvert atau ambivert yang berfokus pada tugas (task-oriented). Dari sisi psikologis, mereka cenderung memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi dan memproses informasi secara mendalam (deep processing).

HRD melihat tipe ini sebagai aset berharga karena output mereka konsisten dan dapat diandalkan.

Tipe ini sengaja atau tidak menerapkan prinsip efisiensi kognitif: energi mental mereka tidak dihabiskan untuk sosialisasi atau presentasi ide yang berlebihan, melainkan disalurkan langsung ke penyelesaian masalah dan eksekusi. Mereka didorong oleh motivasi intrinsik dan kepuasan pribadi dalam menyelesaikan pekerjaan secara tuntas.

Baca Juga:  Propemperda 2025: DPRD Sumenep Tetapkan 39 Raperda

Kelemahan mereka mungkin terletak pada visibilitas, jadi HRD perlu memastikan bahwa hasil kerja mereka tidak luput dari perhatian manajemen, yang sering kali lebih menghargai presentasi verbal yang baik. ata mereka.

Sekarang kita kenalan dengan Si “Vocalis”.

Dia sering berbicara teori dan ide namun minim hasil, sering menunjukkan ciri-ciri ekstrovert yang sangat butuh validasi eksternal. Secara psikologis, komunikasi baginya adalah cara untuk mengelola kecemasan, menegaskan status sosial, atau sekadar merasa didengar. Dia mungkin pandai dalam brainstorming dan presentasi awal, namun mengalami kesulitan dalam eksekusi (implementation gap).

Dari perspektif HRD, tipe ini sering kali pandai “menjual” potensi diri saat wawancara, namun gagal memenuhi ekspektasi dalam jangka panjang. Dia akan cenderung fokus pada “citra” daripada “substansi“. Masalah utama pada tipe ini adalah potensi inefisiensi waktu dan energi tim, serta risiko penurunan moral rekan kerja yang merasa kontribusi mereka tidak seimbang.

Baca Juga:  Kapolres Lamongan Beri Arahan dan Peringatan kepada Pemuda yang Melakukan Konvoi di jalan

Nah, kalau anda tanya mana yang ideal ?, jawabanya adalah keseimbangan Kinerja dan Komunikasi.

Keduanya memiliki peran potensial. Si “Diam” sangat cocok untuk peran eksekusi, teknis, dan operasional yang membutuhkan fokus mendalam. Si “Vocalis” mungkin bersinar dalam peran yang membutuhkan komunikasi strategis, negosiasi, atau inovasi awal (R&D) asalkan ada mekanisme akuntabilitas yang ketat untuk menerjemahkan teorinya menjadi aksi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan
Pendidikan Inklusif Tidak Boleh Berhenti pada Regulasi
MBG: Malaikat Berjubah Gelap
Hidup Hemat, Fondasi Membentuk Keluarga dan Generasi Yang Bijak
Penjahat Bernama Prabowo
Marjinalisasi Hukum di Wilayah Kepulauan: Potret Sengkarut Tata Kelola Menara Tbk
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:47 WIB

Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pendidikan Inklusif Tidak Boleh Berhenti pada Regulasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:45 WIB

MBG: Malaikat Berjubah Gelap

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB